Sukses

Hoaks Seputar Jenazah Covid-19 Bergentayangan, Simak Daftarnya

Liputan6.com, Jakarta - Beragam hoaks seputar Covid-19 beredar di media sosial, salah satu informasi palsu yang kerap muncul adalah tentang jenazah yang meninggal dunia disebabkan penyakit yang berasal dari virus SARS-CoV-2 tersebut.

Cek Fakta Liputan6.com pun telah menelusuri sejumlah informasi seputar jenazah Covid-19, hasilnya sebagian informasi tersebut terbukti hoaks.

Berikut kumpulan informasi hoaks seputar jenazah Covid-19:

1. Video Peti Mati Jenazah Covid-19 Kosong saat Hendak Dikubur

Cek Fakta Liputan6.com menelusuri klaim video peti mati jenazah Covid-19 kosong saat Hendak dikubur

Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim video peti mati jenazah Covid-19 kosong saat hendak dikubur. Klaim tersebut diunggah akun Facebook Asep Maulana, pada 5 Juli 2021.

Unggahan klaim video peti mati jenazah Covid-19 kosong saat mau dikubur menampilkan pemakaman yang dilakukan sejumlah orang mengenakan baju alat pelindung diri dan disaksikan sejumlah orang. Saat peti akan dimasukan ke lubang sejumlah orang mendekati peti tersebut kemudian membukanya. Kemudia terlihat situasi tidak terkendali.

Video tersebut diberi keterangan sebagai berikut:

"PRANK CORONA..Peti mati tempat mayit yg katanya meninggal karena corona ternyata peti mati kosong,mayitnya ga tau entah kemana.."

Benarkah klaim video peti mati jenazah Covid-19 kosong saat hendak dikubur? Simak penelusuran Cek Fakta Liputan6.com.

Hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com, klaim video peti mati jenazah Covid-19 kosong saat hendak dikubur tidak benar.

Putri dari pria yang meninggal, Immaculate Masika, membantah informasi peti mati itu kosong dan menyatakan tubuh berada di peti mati selama penguburan. Menurut Masika, masyarakat membenarkan keberadaan jenazah di peti mati dan hanya menyatakan tidak dibungkus dengan benar.

 

2.  Video Najwa Shihab Ini Jenazah Pasien Covid-19 Tak Tularkan Virus

 Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim video Najwa Shihab jenazah pasien Covid-19 tidak menularkan virus. Klaim tersebut diunggah akun Facebook Rini Astuti, pada 10 Mei 2021.

Unggahan klaim video Najwa Shihab jenazah pasien Covid-19 tidak menularkan virus tersebut menampilkan video Najwa Shihab yang terdapat tulisan "FAKTA TERBARU JENAZAH PASIEN COVID TIDAK MENULARKAN VIRUS".

Dalam video berdurasi 1 menit 50 deti tersebut Najwa Shihab berbicara tentang pasien Covid-19, berikut transkrip pembicaraannya:

"Saya akan kutip keterangan Kepala Departemen Kedokteran Forensi dan Medikolegal dr Soetomo Surbaya Edi Suyanto mengatakan, secara ilmiah ilmu kedokteran, korban atau jenazah kemungkinan menularnya sudah tidak ada. Apalagi virus corona. Dia (virus corona harus hidup dari inangnya. Inangnya sudah mati, virusnya juga ikut mati. Sama dengan HIV/AIDS sa,a H5N1 atau flu burung.

Jelas itu, jelas tidak akan menularkan pasien Covid-19 yang meninggal saat dia sakit tidak boleh dijenguk keluarganya, proses pemakaman dilakukan dengan cara tertentu dan yang bisa menghadirinya terbatas. Masa tega saat keluarga hendak mendoakan dipemakaman diperlakukan seperti itu.

Jadi kalau kita mengusir, mengucilkan, kalau kita menghakimi, menstigmatisasi korban corona itu berbahaya karena membuat siapaun merasakan gejalanya engan melapor dan memeriksakan diri.Jika mereka enggan melapor karena takut dicemooh kemudian dihakimi yang rugi kita semua. Virus jadi tidak terdeteksi sehingga menyulitkan memutus rantai penyebarannya.

Ingat jargon lama, jauhi penyakitnya bukan orangnya. Seharunya ini jadi pegangan kita, cukup jaga jarak, jangan diusir atau dikucilkan teman-teman wabah ini diprediksi masih berlangsung panjang. Guncangan-guncangan sosial juga akan terjadi, dan inilah saatnya memperkuat solidaritas, jarak fisik memang harus direnggangkan tapi ikatan sosial justruk harus dirapatkan, kita tidak bisa mengatasi wabah ini, hari ini soliter seharunya solider jaga jarak dengan penyakit bukan dengan kemanusiaan."

Kemudian video tersebut diberi keterangan sebagai berikut:"AQ kok sependapat Karo omonganmu .....,Ket wingi wingi seng tak rungokke do dikucel ke.termasok keluarga ku wes tau ngalami dewe.tapi Alhamdulillah ora enek bukti nyatane."

Benarkah klaim video Najwa Shihab jenazah pasien Covid-19 tidak menularkan virus? Simak penelusuran Cek Fakta Liputan6.com.

Hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com, klaim video Najwa Shihab jenazah pasien Covid-19 tidak menularkan virus tidak benar.

Video tersebut tidak disajikan secara utuh sehingga menimbulkan persepsi jenazah covid tidak menularkan virus, video sebenarnya Najwa menyebut jenazah pasien covid-19 harus ditangani secara khusus. Ada protokol dan SOP rumah sakit untuk penanganan jenazah, termasuk membungkus jenazah secara khusus agar jenazah pasien Covid-19 tidak menularkan virus. 

 

3. Jenazah Covid-19 Jakarta Diangkut Truk Tak Lagi Pakai Ambulans

Cek Fakta Liputan6.com mendapati jenazah Covid-19  Jakarta diangkut truk tak lagi pakai ambulans , klaim tersebut beredar melalui aplikasi percakapan WhatsApp.

Klaim jenzah Covid-19 Jakarta diangkut truk tak lagi pakai ambulans berupa foto truk berwarna hijau pada bagian depannya terdapat tulisan "MOBIL ANGKUTAN JENAZAH".

Pada foto lainnya terdapat sejumlah orang menggunakan pakaian alat pelindung diri hazmat berwarna putih yang berada dibagian belakang truk bertuliskan "TRUK ANGKUTAN COVID-19".

Kemudian diberi keterangan sebagai berikut:

"Hati -hati......

Kota JAKARTA mengganas .....

Sekarang angkut mayat tidak lagi pakai Ambulance , biar cepet pakai TRUCK muat 12 peti sekaligus...."

Benarkah klaim jenzah Covid-19 Jakarta diangkut truk tak lagi pakai ambulans? Simak penelusuran Cek Fakta Liputan6.com.

Hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com, jenzah Covid-19 Jakarta diangkut truk tak lagi pakai ambulans tidak benar.

Foto yang dijadikan bahan klaim hanya simulasi, bukan kondisi yang sebenarnya.

 

4. Video Mayat Korban Covid-19 Bergerak

 

Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim video mayat korban Covid-19 bergerak

Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim video mayat korban Covid-19 bergerak. Klaim tersebut diunggah akun Facebook James Bowi, pada 30 Juni 2021.

Klaim video mayat korban Covid-19 bergerak yang diunggah menampilkan sejumlah benda menyerupai tubuh manusia yang ditutup dengan kain putih dan terlihat bergerak.

Video tersebut diberi keterangan sebagai berikut:

"WASPADA TERHADAP SERANGAN AKTING PLANDEMI - part 5

Mayat korban kopit nya kok bisa gerak gerak ?"

Benarkah klaim video mayat korban Covid-19 bergerak? Simak penelusuran Cek Fakta Liputan6.com.

Hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com menelurusi klaim video mayat korban Covid-19 bergerak tidak benar.

 Video itu direkam saat demonstrasi oleh mahasiswa Ikhwanul Muslimin di Universitas Al-Azhar, beredar sejak 2013. Para mahasiswa memprotes militer di depan gedung administrasi perguruan tinggi di Kairo, Mesir.

 

2 dari 3 halaman

Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Melawan hoaks sama saja melawan pembodohan. Itu yang mendasari kami membuat Kanal Cek Fakta Liputan6.com pada 2018 dan hingga kini aktif memberikan literasi media pada masyarakat luas.

Sejak 2 Juli 2018, Cek Fakta Liputan6.com bergabung dalam International Fact Checking Network (IFCN) dan menjadi patner Facebook. Kami juga bagian dari inisiatif cekfakta.com. Kerja sama dengan pihak manapun, tak akan mempengaruhi independensi kami.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan di email cekfakta.liputan6@kly.id.

Ingin lebih cepat mendapat jawaban? Hubungi Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670 atau klik tautan berikut ini.

3 dari 3 halaman

Simak Video Berikut