Sukses

Hindari Hoaks, Simak Cara Mengidentifikasi Lokasi dari Video dan Gambar

Liputan6.com, Jakarta- Informasi lokasi yang ada di video dan gambar kerap dijadikan bahan hoaks, sebab itu kita perlu jeli ketika mendapatkan informasi video dan gambar yang mengklaim pada sebuah tempat dengan mengindetifikasinya.

Meskipun mengidentifikasi lokasi terdengar seperti sesuatu yang hanya dapat dilakukan oleh penyelidik terlatih, hal tersebut penting juga dilakukan oleh masyarakat umum untuk menghindari penyebaran informasi palsu alias hoaks.

Dengan perangkat digital yang tepat, siapa pun dapat belajar memverifikasi informasi lokasi pada video dan gambar.

Dilansir dari factcheckingday, berikut daftar tips untuk mengidentifikasi lokasi dari video dan gambar:

1. Minta bantuan

Sesuatu yang tidak cukup dilakukan jurnalis adalah memanfaatkan audiens mereka. Saat disajikan dengan gambar atau video yang perlu Anda verifikasi, minta pembaca Anda untuk membantu Anda mencari tahu di mana itu. Lakukan ini hanya jika visualnya telah menjadi viral di media sosial, jadi Anda menghindari memperkuat informasi yang berpotensi palsu.

2. Memperlambat video

Saat Anda memilih bingkai utama dari sebuah video, mungkin sulit untuk mengetahui apa yang sebenarnya Anda lihat. Gunakan alat gratis seperti iMovie, InVid, dan VLC untuk memperlambat transisi dan melihat lebih baik tengara atau pengenal yang mungkin ada.

3. Cari tahu lokasinya

Bahkan foto atau video yang paling berbintik atau kurang cahaya akan memiliki beberapa karakteristik pembeda di dalamnya. Jika Anda mengetahui negara, negara bagian, atau kota tempat suatu visual seharusnya terjadi, lihat-lihat di Google Earth untuk melihat apakah ada lanskap yang cocok. Lengkapi apa yang Anda temukan dengan citra satelit dari Sentinel Hub, jika Anda memiliki anggaran.

4. Persempit waktu

Melihat metadata foto menggunakan ExifTool dapat membantu Anda mengetahui siapa yang membuat visual kapan dan di mana, tetapi tidak selalu berfungsi untuk konten yang diposting ke platform media sosial, yang secara rutin menghapus metadata. Jika demikian, analisis bayangan dalam foto atau video dan gunakan SunCalc untuk menentukan waktu pengambilan gambar.

5. Jangan lewatkan detailnya

Pakaian, benda, logo, dan tanda semuanya bisa sangat berguna saat mencoba memverifikasi latar belakang visual. Jika ragu, lihat panduan pelatihan OSINT (kecerdasan sumber terbuka) Michael Bazzell. Ini memiliki berbagai alat untuk membantu melanjutkan detak jantung digital Anda, termasuk alat pencarian Grafik Facebook.

 

2 dari 2 halaman

Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Liputan6.com merupakan media terverifikasi Jaringan Periksa Fakta Internasional atau International Fact Checking Network (IFCN) bersama puluhan media massa lainnya di seluruh dunia. 

Cek Fakta Liputan6.com juga adalah mitra Facebook untuk memberantas hoaks, fake news, atau disinformasi yang beredar di platform media sosial itu. 

Kami juga bekerjasama dengan 21 media nasional dan lokal dalam cekfakta.com untuk memverifikasi berbagai informasi yang tersebar di masyarakat.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan kepada tim CEK FAKTA Liputan6.com di email cekfakta.liputan6@kly.id.