Persib Bandung Hantam Isenmulang Minus Igor Tolic, Ini Rahasianya

Persib Bandung menaklukkan Isenmulang Kalteng 4-0 di Si Jalak Harupat tanpa Igor Tolic di sisi lapangan.

Diterbitkan 01 November 2026, 21:15 WIB
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Bandung - Persib Bandung mengamankan kemenangan meyakinkan 4-0 atas Isenmulang Kalteng FC pada pekan kedelapan BRI Super League 2026/2027 di Stadion Si Jalak Harupat, Minggu (1/11/2026). Tanpa didampingi pelatih kepala Igor Tolic, Maung Bandung tampil dominan dan melesat ke posisi lima klasemen sementara.

Gol-gol Persib tercipta lewat sontekan Mariano Peralta pada menit ke-14, brace Luka Menalo di menit ke-36 dan 44', serta eksekusi tendangan bebas Marc Klok pada menit ke-85.

Asisten pelatih Persib, Zlatko Runje, menyebut kemenangan ini buah dari persiapan matang dan pendekatan permainan yang tepat sehingga rencana berjalan selama 90 menit.

"Para pemain tinggal menjalankan tugas mereka di lapangan. Bagi saya, pertandingan hari ini terasa sangat mudah dan kami memiliki pemain-pemain yang sungguh luar biasa," puji Zlatko Runje selepas pertandingan.

"Mereka juga memiliki kualitas dan mentalitas yang bagus. Hal yang sangat penting adalah bagaimana kami bisa bangkit. Bagi saya, para pemain ini sungguh luar biasa," lanjut Zlatko Runje.

Menuju ACL, Fokus Progres Tim

Runje menegaskan laga ini menjadi modal positif sebelum tim bertolak ke Jakarta dan melanjutkan perjalanan ke Australia untuk menghadapi Melbourne Victory FC di ajang AFC Champions League (ACL) Two 2026/2027.

"Ya, malam ini kami akan melakukan perjalanan. Pertandingan berikutnya sudah menanti, begitu juga lawan berikutnya. Kita lihat saja apa yang akan terjadi," ujar Runje.

Melihat persaingan papan atas klasemen sementara, ia menilai seluruh lawan ke depan patut diwaspadai. Menurutnya, fokus utama tetap diarahkan pada kinerja internal tim ketimbang terpaku pada satu pesaing.

"Namun, yang pasti kami melihat tim kami sendiri, melihat bagaimana kami bisa berkembang, bagaimana kami mengumpulkan poin. Karena ini bukan sprint, ini adalah maraton," tegas Runje.

Dengan jadwal padat, Runje mengakui hasil pertandingan bisa berujung menang atau kehilangan poin. Namun target tetap jelas: menekan tim-tim di atas dan menjaga laju perburuan puncak.

"Kami tentunya memberikan tekanan kepada tim yang ada di atas kami, karena ini adalah tujuannya, di sini lah kami ingin berada. Kami ingin berada di puncak," tandasnya.

"Jadi, ini akan menarik, percayalah, kami tidak akan menyerah," tambah asisten pelatih asal Kroasia ini.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Kemenangan Perdana Jadi Awal Kebangkitan PSIM Yogyakarta

Erwin Snaz, Harley Ikhsan, Benediktus Gerendo PradigdoTim Redaksi
Copy Link
Batalkan