GBK Renovasi Lapangan Stadion Utama, Ternyata Ini Alasannya

GBK akan memulai renovasi 30 Oktober 2026 dan diperkirakan benar-benar rampung pada April 2027.

OlehThomas
Diterbitkan 30 Oktober 2026, 21:00 WIB
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Pusat Pengelolaan Komplek Gelora Bung Karno (PPKGBK) resmi memulai tahapan konstruksi penguatan struktur lapangan atau Field of Play (FOP) Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta. Renovasi ini dilakukan untuk menjaga kualitas lapangan sekaligus mengantisipasi perkembangan tren penyelenggaraan konser musik berskala internasional.

Penguatan struktur tersebut menjadi langkah strategis GBK untuk mempertahankan kualitas fasilitas olahraga berstandar internasional di tengah meningkatnya kebutuhan penggunaan stadion untuk berbagai kegiatan, baik olahraga maupun hiburan.

Salah satu alasan utama renovasi ini adalah tren konser musik internasional yang semakin banyak menggunakan konsep panggung di tengah lapangan atau center stage. Konsep tersebut membutuhkan struktur panggung dan peralatan produksi berukuran besar yang dapat memberikan beban signifikan terhadap permukaan lapangan.

Saat ini, kapasitas daya dukung lapangan SUGBK berada di kisaran 150–200 kilogram per meter persegi. Beban panggung dan peralatan produksi yang masif berpotensi melampaui kapasitas tersebut sehingga membutuhkan penguatan struktur untuk menjaga kondisi lapangan.

Jika tidak diantisipasi, beban berlebih berisiko merusak struktur lapisan bawah lapangan, mengganggu elevasi sistem drainase, hingga memicu genangan air. Kondisi tersebut juga dapat memengaruhi kerataan permukaan lapangan dan kualitas rumput yang digunakan untuk pertandingan sepak bola.

Karena itu, PPKGBK menilai penguatan struktur lapangan menjadi kebutuhan penting agar SUGBK tetap mampu mengakomodasi berbagai kegiatan berskala besar tanpa mengorbankan fungsi utamanya sebagai stadion olahraga.

Direktur Utama PPKGBK, Rakhmadi A. Kusumo, menegaskan bahwa penguatan struktur tersebut merupakan bentuk investasi jangka panjang untuk menjaga kualitas, keamanan, dan daya saing SUGBK di tingkat internasional.

"Penguatan struktur ini adalah investasi untuk memastikan bahwa SUGBK tidak hanya menjadi kebanggaan nasional, tetapi juga mampu mengakomodasi perkembangan kebutuhan penggunaan publik secara global, sekaligus memperkuat kualitas dan keamanan," ujar Rakhmadi dalam keterangan resmi, Jumat (30/10/2026).

Jadi Panggung Olahraga dan Konser Dunia

Sebagai salah satu stadion kebanggaan Indonesia, SUGBK selama ini menjadi lokasi penyelenggaraan berbagai agenda besar. Selain pertandingan sepak bola internasional dan laga Timnas Indonesia, stadion ini juga menjadi tempat berlangsungnya kegiatan keagamaan serta konser musik yang menghadirkan musisi dunia.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Sejumlah nama besar seperti Coldplay, BLACKPINK, dan Kanye West atau YE pernah meramaikan panggung hiburan di SUGBK. Ke depan, stadion tersebut juga dijadwalkan menjadi lokasi konser BTS dan Westlife pada 2027. Di sisi olahraga, SUGBK tetap menjadi salah satu venue utama untuk pertandingan sepak bola nasional maupun internasional. Berbagai agenda tersebut memperlihatkan besarnya peran stadion ini sebagai fasilitas publik multifungsi yang harus mampu memenuhi standar kualitas dan keamanan. Dengan penguatan struktur lapangan, PPKGBK ingin memastikan kegiatan nonolahraga dapat berlangsung tanpa mengurangi kesiapan stadion untuk kembali digunakan dalam pertandingan sepak bola.

Halaman
Show All