"Kenapa? Karena di paksuan kuda, kuda betina dan kuda jantan itu nggak dipisahin kelasnya. Joki perempuan dan joki laki-laki itu nggak dipisahin kelasnya. Mereka itu bertanding dalam satu lintasan, dalam satu kelas gitu ya."
Menurut Esther, kondisi tersebut menunjukkan bahwa perempuan dan laki-laki memiliki kesempatan untuk berkompetisi secara berdampingan di olahraga pacuan kuda.
"Jadi apa istilahnya, side by side perempuan sama laki-laki. Kalau di olahraga lain kan barangkali ada perempuan sendiri, laki-laki sendiri. Jadi kuda jantan bertanding dengan perempuan, joki laki-laki dengan joki perempuan gitu," ucapnya.
Meski demikian, ia mengakui masih terdapat persepsi di masyarakat bahwa pacuan kuda identik dengan dunia laki-laki. Padahal, menurutnya, peluang perempuan untuk terlibat dalam olahraga tersebut sangat terbuka.
"Jadi inklusifitas perempuan itu sebenarnya tinggi sekali. Hanya mungkin memang sekarang ini persepsinya, persepsinya mungkin wah ini laki-laki, padahal sebenarnya nggak. Di sini justru inklusifitas perempuan itu tinggi sekali," jelas Esther.
Tak Hanya Menjadi Joki
Keterlibatan perempuan dalam pacuan kuda juga tidak sebatas menjadi atlet atau joki. Menurut SARGA.co, terdapat banyak profesi dan peran lain dalam ekosistem pacuan kuda yang dapat diisi perempuan.
Di antaranya sebagai stable owner, pelatih, pelatih kuda, dokter hewan, pemilik kuda, hingga berbagai profesi di balik penyelenggaraan event.
Esther berharap semakin banyak perempuan melihat pacuan kuda sebagai salah satu ruang untuk membangun karier dan memberikan kontribusi.
"Jadi harapan kami ke depan semakin banyak perempuan, kehadiran perempuan, keterlibatan perempuan di paksuan kuda," kata Esther.
"Apakah sebagai atletnya, joki, bisa sebagai stable owner, sebagai pelatih, sebagai pelatih kuda, dokter, dokternya kuda, kemudian pemilik kuda. Jadi banyak sekali, dan juga mungkin di dalam ekosistem eventnya sendiri."
Peluang tersebut, lanjut Esther, juga terbuka bagi perempuan yang ingin berkarier di industri penyelenggaraan acara maupun perusahaan yang bergerak dalam promosi pacuan kuda.
"Misalnya ingin berkarir di event management atau di perusahaan semacam Sarga.co yang mempromosikan pacuan kuda, jadi lebih banyak keterlibatan perempuan," ujarnya.
Â
Dorong Ekosistem Pacuan Kuda Lebih Inklusif
Penghargaan The Sraya Recognition kategori Social Impact menjadi momentum bagi SARGA.co untuk melanjutkan upaya membangun ekosistem pacuan kuda yang lebih terbuka.
Transformasi yang didorong tidak hanya menyangkut bagaimana pacuan kuda dikemas agar lebih dekat dengan publik. SARGA.co juga ingin memastikan olahraga tersebut memiliki ruang yang lebih luas bagi perempuan untuk berkompetisi, bekerja, dan mengambil peran strategis.
Dengan semakin banyaknya perempuan yang terlibat, pacuan kuda diharapkan tidak lagi dipandang sebagai olahraga yang identik dengan laki-laki.
Bagi SARGA.co, perubahan tersebut bukan hanya soal apa yang terjadi di lintasan. Kehadiran perempuan di berbagai lini menjadi bagian penting dalam membangun masa depan pacuan kuda Indonesia yang lebih inklusif dan berkembang.
Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5366233/original/085378000_1759221040-WhatsApp_Image_2025-09-30_at_13.43.19_aa3a7a8a.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5521382/original/090333100_1772688718-gempa_besar-_klaim_facebook.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5458366/original/038352700_1767077924-IMG_20251230_123004_818.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9300009/original/089493000_1784283677-Untitled_design.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9347502/original/063807400_1789346268-SARGA.CO-2140.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5349953/original/059135700_1757945389-Bapenas.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346936/original/048560000_1789222746-WhatsApp_Image_2026-09-12_at_19.50.01.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5010796/original/017006400_1731931573-20241117_084948.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3518881/original/000279300_1627027346-karbon_un.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346407/original/065215400_1789134579-WhatsApp_Image_2026-09-11_at_8.17.12_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9343729/original/089297500_1788876170-ChatGPT_Image_8_Sep_2026__20.55.32.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9345099/original/099922200_1789018436-WhatsApp_Image_2026-09-09_at_8.12.08_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9344539/original/028876300_1788949127-WhatsApp_Image_2026-09-09_at_15.29.33.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1527841/original/075874300_1488787214-IMG_1488240797111.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9343987/original/026376000_1788929980-toraja_2.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9343928/original/029365100_1788925942-WhatsApp_Image_2026-09-09_at_09.14.10.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9340277/original/096438600_1788499326-ChatGPT_Image_4_Sep_2026__12.19.35.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9347477/original/024647900_1789332527-AP26256716135583Sassuolo_Juventus.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9331265/original/079901400_1787535131-Juventus_s_Bremer_and_Juventus_s_Francisco_Conceicao.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9347464/original/026610400_1789317924-AP26256576594842.jpg)