Presiden Liga Spanyol Desak Gianni Infantino Mundur dari FIFA, Ini Alasannya

Javier Tebas mendesak Gianni Infantino mundur dari FIFA usai Piala Dunia 2026. Presiden Liga Spanyol itu juga mengkritik wacana penambahan peserta menjadi 64 ti

Diterbitkan 22 Juli 2026, 05:40 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

"Menurut saya, ya, dia seharusnya mengundurkan diri. Saya rasa masa kepemimpinannya sudah selesai," kata Tebas.

"Namun, dia mendapat dukungan dari sistem dan federasi sehingga tidak banyak yang bisa dilakukan. Tidak ada kandidat oposisi karena tidak ada yang mau maju hanya untuk kalah. Sistem ini sudah sakit sejak akarnya," tegas Tebas.

FIFA Dinilai Merugikan Sepak Bola

Tebas juga mengkritik berbagai keputusan FIFA selama Piala Dunia 2026. Ia mencontohkan polemik pembatalan sanksi Folarin Balogun hingga kebijakan jeda pertandingan yang dinilai tidak masuk akal.

Menurutnya, FIFA hanya bertindak demi kepentingannya sendiri. Ia bahkan menyebut alasan jeda untuk hidrasi hanyalah dalih untuk kepentingan komersial.

"Dalam beberapa hari saya berada di Amerika, saya mendengar banyak orang yang tidak setuju dengan Infantino. Mereka mengkritiknya, tetapi setelah itu tidak melakukan apa pun. Saya tidak tahu mana yang lebih buruk, diam atau ikut terlibat, karena mereka yang diam sebenarnya tahu betul kerusakan yang sedang dialami sepak bola," ujar Tebas.

"Pembatalan sanksi terhadap pemain Amerika itu merupakan sesuatu yang sangat serius. FIFA mengatur semuanya sesuai keinginan dan kepentingannya sendiri, bukan demi sepak bola. Jika mereka membutuhkan jeda 27 menit, mereka akan melakukannya. Jeda hidrasi itu hanya alasan.

"Di Liga Spanyol kami menerapkannya saat cuaca benar-benar panas, sedangkan di stadion Dallas, Los Angeles, dan Atlanta bahkan berpendingin udara. Itu bukan jeda hidrasi, melainkan jeda untuk iklan," tutup Tebas.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Aga Deta AndityaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan