Alasan Enzo Fernandez Diusir Wasit di Final Piala Dunia 2026

Enzo Fernandez mendapat kartu merah pada final Piala Dunia 2026 setelah menerima dua kartu kuning saat Argentina kalah 0-1 dari Spanyol.

Diterbitkan 20 Juli 2026, 08:21 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Enzo Fernandez menjadi sorotan pada final Piala Dunia 2026 setelah menerima kartu merah saat Argentina menghadapi Spanyol. Sang gelandang harus meninggalkan lapangan sebelum babak tambahan waktu dalam laga yang berlangsung di New Jersey, Senin (20/7/2026) dini hari WIB.

Argentina akhirnya gagal mempertahankan gelar juara dunia setelah kalah 0-1 dari Spanyol. Ferran Torres mencetak gol tunggal kemenangan La Furia Roja pada babak tambahan waktu.

Fernandez sebelumnya tampil sebagai pahlawan Argentina saat mencetak gol penyeimbang pada semifinal melawan Inggris. Namun, pada partai puncak ia justru menjadi salah satu titik balik yang merugikan timnya.

Kartu merah tersebut membuat Argentina harus bermain dengan 10 pemain saat pertandingan memasuki fase krusial. Spanyol kemudian memanfaatkan keunggulan jumlah pemain untuk memastikan gelar juara dunia kedua mereka.

Kronologi Enzo Fernandez Mendapat Kartu Merah

Enzo Fernandez menerima kartu kuning pertama pada menit ke-82. Ia diperingatkan wasit Slavko Vincic karena memprotes keputusan wasit setelah tidak mendapatkan pelanggaran saat berduel dengan Rodri.

Setelah menerima kartu kuning, Fernandez masih melanjutkan protes dengan tepuk tangan bernada sindiran kepada wasit. Tindakannya membuat situasi semakin memanas menjelang akhir waktu normal.

Pada menit ketiga masa injury time, Fernandez kembali melakukan pelanggaran keras terhadap Pau Cubarsi. Gelandang Chelsea itu terlambat menghalau bola dan mengenai tulang kering bek muda Spanyol tersebut sehingga wasit langsung mengeluarkan kartu kuning kedua yang berujung kartu merah.

Argentina Kehilangan Momentum, Spanyol Jadi Juara

Meski sempat meminta tinjauan VAR, keputusan wasit tidak berubah dan Fernandez harus meninggalkan lapangan. Sebelum masuk lorong stadion, ia sempat mengangkat tangan meminta maaf kepada para pendukung Argentina, lalu melampiaskan frustrasinya dengan menendang mikrofon di pinggir lapangan.

Kartu merah itu membuat Fernandez menjadi pemain keenam yang pernah diusir keluar lapangan dalam sejarah final Piala Dunia putra. Ia juga menjadi pemain Argentina ketiga yang menerima kartu merah di partai final setelah Pedro Monzon dan Gustavo Dezotti pada edisi 1990.

Spanyol terus menekan sepanjang babak tambahan waktu hingga Ferran Torres mencetak gol kemenangan. Gol tersebut memastikan Spanyol menjadi juara Piala Dunia 2026, sementara perjalanan Lionel Messi di ajang Piala Dunia diyakini berakhir dengan kekalahan pada usia 39 tahun.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Argentina Dibungkam Spanyol, Lionel Messi Masih Kalah dari Cristiano Ronaldo Soal Ini

Aga Deta AndityaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan