Inggris vs Argentina, Duel Klasik Dua Rival

Argentina menghadapi Inggris di semifinal Piala Dunia 2026 setelah menyingkirkan Swiss. Duel klasik kembali tersaji demi tiket ke final.

Diterbitkan 12 Juli 2026, 16:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Duel Tradisi dan Rekor Menuju Final

Argentina mengincar sejarah sebagai tim pertama yang mampu mempertahankan gelar Piala Dunia sejak Brasil melakukannya pada 1962. Tim besutan Scaloni juga memiliki catatan sempurna pada semifinal Piala Dunia dengan selalu melaju ke final dari lima kesempatan sebelumnya.

Lionel Messi masih menjadi pusat permainan Argentina setelah terus mencetak gol sejak fase grup. Namun, kekuatan La Albiceleste tidak hanya bertumpu pada sang kapten karena tujuh pemain lain juga telah menyumbang gol sepanjang turnamen.

Di lini belakang, Cristian Romero, Lisandro Martinez, dan Emiliano Martinez kembali menjadi fondasi pertahanan yang kokoh. Kombinasi pengalaman, keseimbangan tim, dan ketajaman lini depan membuat Argentina memiliki modal kuat menghadapi Inggris.

Inggris sendiri ingin mengakhiri penantian panjang untuk kembali tampil di final Piala Dunia sejak menjadi juara pada 1966. Dengan dua tim yang sedang berada dalam performa terbaik, semifinal ini berpotensi menjadi salah satu pertandingan paling menarik di Piala Dunia 2026.

Rivalitas yang Tak Pernah Pudar

Pertemuan Argentina dan Inggris selalu menghadirkan tensi tinggi karena sejarah panjang yang mereka miliki di Piala Dunia. Rivalitas itu berakar sejak perempat final Piala Dunia 1966, ketika Inggris menang 1-0 dalam laga kontroversial yang diwarnai kartu merah Antonio Rattín, lalu semakin membara pada perempat final Piala Dunia 1986 lewat dua gol ikonik Diego Maradona, yakni "Tangan Tuhan" dan "Gol Abad Ini".

Kedua negara kembali bertemu pada babak 16 besar Piala Dunia 1998. Setelah bermain imbang 2-2 hingga perpanjangan waktu, Argentina melaju ke perempat final dengan kemenangan 4-3 melalui adu penalti, dalam pertandingan yang juga dikenang karena kartu merah David Beckham.

Empat tahun berselang, Inggris membalas kekalahan tersebut dengan menang 1-0 atas Argentina pada fase grup Piala Dunia 2002. Gol tunggal kemenangan The Three Lions dicetak David Beckham melalui eksekusi penalti di Sapporo Dome.

Kini, hampir tiga dekade setelah pertemuan terakhir mereka di Piala Dunia, Argentina dan Inggris kembali berhadapan dengan taruhan yang jauh lebih besar. Pemenang laga di Atlanta akan selangkah lebih dekat menuju trofi paling bergengsi di sepak bola dunia.

Sumber: FIFA

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Gia Yuda PradanaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan