KONI Kenang Jasa Wismoyo Arismunandar, Siap Lanjutkan Cita-Citanya

Wismoyo Arismunandar pernah memimpin KONI selama dua periode. Wismoyo wafat pada tahun 2021 lalu.

OlehThomas
Diterbitkan 20 Mei 2026, 20:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

“Beliau seorang prajurit sejati. Dari kecil memang ingin menjadi prajurit. Waktu itu pemerintah meminta beliau memilih antara menjadi Dubes atau Ketua Umum KONI Pusat,” ungkap Siti Hardjanti.

Menurutnya, Wismoyo akhirnya memilih memimpin KONI karena merasa dunia olahraga memiliki semangat perjuangan yang sama dengan militer, yakni mengharumkan nama bangsa.

“Beliau memilih menjadi Ketum KONI Pusat karena memimpin atlet hampir sama dengan memimpin prajurit. Cita-citanya sama, berjuang demi nama bangsa,” jelasnya.

Sit

i Hardjanti juga menegaskan bahwa atlet Indonesia harus memiliki mental pantang menyerah dan jiwa korsa yang kuat agar mampu meraih prestasi tertinggi.

“Indonesia dapat meraih juara yang diharapkan jika para atlet memiliki semangat seperti prajurit, dengan jiwa korsa yang kuat, selalu bersatu, dan tetap gembira agar dapat mencapai hasil terbaik,” katanya.

KONI Berikan Penghargaan untuk Wismoyo

Dalam kesempatan tersebut, KONI Pusat juga memberikan penghargaan tertinggi berupa KONI Lifetime Achievement Award kepada almarhum Wismoyo Arismunandar. Penghargaan diserahkan langsung oleh Marciano Norman kepada Siti Hardjanti pada Senin, 19 Mei 2025.

Marciano mengatakan, nama Wismoyo akan selalu dikenang sebagai salah satu tokoh penting dalam pembinaan olahraga prestasi Indonesia.

“Kami selalu menjadikan Pak Wismoyo sebagai rujukan dalam membina olahraga prestasi Indonesia. Kata-kata dalam Mars Patriot Olahraga itu menjadi semangat bagi atlet-atlet Indonesia,” ujar Marciano saat berkunjung ke kediaman almarhum di kawasan Bambu Apus, Jakarta Timur.

Tak hanya dari KONI, penghormatan juga datang dari Sekretaris Jenderal PB PABSI Mayjen TNI Mar (Purn) Djoko Pramono. Ia mengaku banyak belajar dari kepemimpinan Wismoyo selama menjadi anak buahnya.

“Saya sangat bangga pernah menjadi anak buah Pak Wismoyo. Meskipun saya berasal dari angkatan yang berbeda, saya banyak mencontoh kepemimpinan beliau karena beliau tidak pernah membeda-bedakan,” tutur Djoko.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
ThomasTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan