Kapten Go Ahead Eagles Sesalkan Kasus Passportgate, Yakin Dean James Bisa Segera Main Lagi

Kapten Go Ahead Eagles, Joris Kramer menilai Dean James pemain luar biasa dan kehilangan sang bek jadi kerugian besar.

Diterbitkan 07 April 2026, 15:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Kapten Go Ahead Eagles Joris Kramer buka suara mengenai maraknya kasus passportgate dan izin kerja yang melibatkan Dean James di Liga Belanda. Ia berharap persoalan itu bisa selesai segera.

Dean James jadi pemain pertama yang terkena drama passportgate di Liga Belanda. Semua bermula dari laporan NAC Breda, yang menelan kekalahan 0-6 dari Go Ahead Eagles dan meminta kepada Federasi Sepak Bola Belanda (KNVB) untuk mengulang pertandingan.

Pengulangan diajukan karena NAC merasa Go Ahead Eagles memainkan pemain ilegal yakni Dean James. NAC menduga pilar Timnas Indonesia itu bermasalah karena tidak memiliki surat izin kerja di Liga Belanda dan terdaftar sebagai pemain Uni Eropa. Padahal, Dean James dan tiga pemain lain sudah melakukan proses naturalisasi alias menjadi warga negara Indonesia (WNI). 

Berdasarkan hukum Belanda, siapa pun yang secara sukarela memperoleh kewarganegaraan lain, secara otomatis kehilangan kewarganegaraan Belanda-nya. Baik Belanda maupun Indonesia tidak mengizinkan kewarganegaraan ganda.

Bukan Hanya Dean James

Kasus ini pun melebar dan jadi panjang. Bukan hanya Dean James yang tersandung, tapi tercatat ada sekitar 25 pemain yang mengalami kasus serupa. Termasuk tiga pilar Timnas Indonesia lain dan sejumlah pemain berkewarganegaraan Tanjung Verde dan Suriname.

Akibatnya Dean James, dan tiga pemain Timnas Indonesia lain, Justin Hubner, Nathan Tjoe-A-On, dan Tim Geypens kini diparkir oleh klubnya masing-masing. Mereka tidak diizinkan bermain, berlatih, dan menggunakan fasilitas klub hingga persoalan tuntas.

Go Ahead Eagles Rugi Besar

Bagi Go Ahead Eagles, kasus passportgate ini berdampak besar. Sebab mereka bukan hanya kehilangan Dean James, tapi juga Richonell Margaret dari Suriname. Keduanya absen mereka menghadapi PEC Zwolle dalam derby IJssel pada Minggu (5/4).

Namun Go Ahead Eagles pada akhirnya tetap keluar sebagai pemenang. Mereka menggulung PEC Zwolle dengan skor 5-0 dentan lima pemain berbeda yang mencetak gol.

Dukungan Kapten Go Ahead Eagles

Joris Kramer selaku kapten Go Ahead Eagles, mengakui kehilangan keduanya jadi kerugian untuk tim. Dia pun sangat berharap kasus paspoortgate segera berakhir.

“Kami sebagai tim tidak punya kendali atas situasi ini. Hal itu di luar jangkauan kami dan kami hanya bisa menunggu,” ujar Kramer, kepada VoetbalPrimeur, dipetik Selasa (7/4).

“Mereka adalah dua pemain yang memiliki kualitas luar biasa. Kami hanya perlu bersabar, tapi saya yakin semuanya akan baik-baik saja," tambahnya.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Moto3 Jerman 2026: Veda Ega Start ke-13, Uriarte Amankan Pole

Dimas Ramadhan Wicaksana, Harley IkhsanTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan