Taktik Jenius Pep Guardiola Bungkam Arsenal, Mimpi Quadruple The Gunners Hancur di Final

Pep Guardiola kembali menunjukkan kelasnya sebagai ahli taktik usai membawa Manchester City menaklukkan Arsenal di final Carabao Cup, Minggu (22/3/2026).

Diterbitkan 24 Maret 2026, 21:49 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Pep Guardiola kembali menunjukkan kelasnya sebagai ahli taktik usai membawa Manchester City menaklukkan Arsenal dengan skor 2-0 di final Carabao Cup, Minggu (22/3/2026).

Kemenangan ini sekaligus menggagalkan ambisi besar tim asuhan Mikel Arteta untuk meraih empat gelar dalam satu musim.

Arsenal datang dengan kepercayaan diri tinggi, mengincar trofi pertama sebagai pijakan menuju quadruple. Namun, rencana tersebut runtuh setelah Nico O'Reilly tampil gemilang dengan mencetak dua gol di babak kedua.

Skema 4-2-4 Jadi Kunci Kemenangan City

Kesuksesan City di Wembley tak lepas dari pendekatan taktik yang cermat. Guardiola menerapkan formasi 4-2-4 saat bertahan, dengan Erling Haaland, Rayan Cherki, Antoine Semenyo, dan Jeremy Doku mengisi lini depan.

Menariknya, City tidak langsung menekan kiper Arsenal, Kepa Arrizabalaga. Strategi ini justru memancing Kepa untuk menahan bola terlalu lama. Dalam satu momen, ia bahkan menguasai bola hingga 37 detik tanpa tekanan berarti.

Ketika akhirnya dipaksa mengirim bola panjang, lini belakang City tampil agresif memenangkan duel udara. Situasi ini menguntungkan karena enam pemain City sudah siap di depan untuk merebut bola kedua.

Kesalahan fatal Kepa dalam mengantisipasi bola juga menjadi titik balik, yang berujung pada gol pembuka O’Reilly.

Lini Tengah Arsenal Gagal Berkembang

Permainan Arsenal tidak berkembang optimal. Martin Zubimendi tampil di bawah performa terbaiknya, sementara Declan Rice kesulitan mendapatkan bola.

Minimnya perubahan strategi dari Arteta saat jeda babak pertama juga menjadi sorotan. Arsenal terlihat kesulitan keluar dari tekanan dan tidak mampu memaksimalkan penguasaan bola seperti biasanya.

Performa O’Reilly menjadi pembeda dalam laga ini. Pemain muda yang baru berusia 21 tahun itu memanfaatkan kelemahan di sisi kanan pertahanan Arsenal.

Ia kerap bergerak ke area kiri sebagai gelandang serang, memaksa Zubimendi keluar dari posisinya. Di saat yang sama, Cherki melebar dan mengirim umpan silang yang sulit diantisipasi, bahkan oleh bek tangguh seperti Gabriel Magalhaes.

Gol kedua O’Reilly lahir dari penetrasi di half-space, di mana ia sukses melewati Bukayo Saka sebelum mencetak gol.

Peran Krusial Rodri di Jantung Permainan

Selain O’Reilly, Rodri menjadi sosok vital di lini tengah City. Ia mencatatkan lebih dari 100 sentuhan sepanjang laga, angka yang menunjukkan betapa dominannya peran sang gelandang.

Bersama Bernardo Silva, Rodri mengontrol alur permainan. Ia kerap memenangkan duel udara setelah bola panjang, sementara Silva sigap mengamankan bola kedua.

Tak hanya itu, Rodri juga berperan sebagai penyaring serangan, memastikan lini pertahanan City tetap solid sepanjang pertandingan.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Tempat Menonton Belanda vs Maroko di Piala Dunia 2026

Ari Rachman PrayogaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan
  • Arsenal Football Club adalah klub sepak bola profesional Inggris yang berbasis di London Utara, dikenal dengan julukan The Gunners, dan merupakan salah satu tim tersukses dalam sejarah sepak bola Inggris dengan banyak gelar domestik dan Eropa.
    Arsenal Football Club adalah klub sepak bola profesional Inggris yang berbasis di London Utara, dikenal dengan julukan The Gunners, dan merupakan salah satu tim tersukses dalam sejarah sepak bola Inggris dengan banyak gelar domestik dan Eropa.
    Arsenal
  • Manchester City sukses mengganggu dominasi Manchester United dalam beberapa musim belakangan karena akusisi yang dilakukan oleh Sheikh Manso
    Manchester City menjadi salah satu klub elite Liga Inggris dalam 1 dekade terakhir
    Manchester City
  • Pep Guardiola merupakan eks pemain sepak bola yang kini menggeluti dunia kepelatihan sepak bola
    Pep Guardiola merupakan eks pemain sepak bola yang kini menggeluti dunia kepelatihan sepak bola
    Pep Guardiola
  • Josep Guardiola merupakan eks pemain sepak bola yang kini menggeluti dunia kepelatihan sepak bola
    Josep Guardiola merupakan eks pemain sepak bola yang kini menggeluti dunia kepelatihan sepak bola
    Josep Guardiola
  • Carabao Cup
  • efl cup
  • Man City