Pep Guardiola Santai Tanggapi Isu Pergi, Tetap Yakin Masa Depan Man City Cerah Usai Tersingkir dari Liga Champions

Pep Guardiola menanggapi santai isu masa depannya setelah Man City tersingkir dari Liga Champions. Ia yakin masa depan timnya tetap cerah musim depan.

Diterbitkan 18 Maret 2026, 17:31 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Pep Guardiola menanggapi santai spekulasi soal masa depannya setelah Manchester City tersingkir dari Liga Champions. Ia tetap yakin timnya memiliki masa depan cerah meski kembali disingkirkan Real Madrid.

Manchester City kalah 1-2 dari Real Madrid pada leg kedua babak 16 besar, Rabu (18/3/2026) dini hari WIB. Hasil tersebut membuat City tersingkir dengan agregat telak 1-5.

Ini menjadi kali ketiga secara beruntun City tersingkir dari kompetisi Eropa oleh Real Madrid. Situasi tersebut memunculkan spekulasi terkait masa depan Guardiola di Etihad Stadium.

Meski begitu, pelatih asal Spanyol itu tidak mau membahas terlalu jauh soal masa depannya. Ia justru memilih menyoroti peluang timnya untuk bangkit pada musim depan.

Masa Depan Man City Tetap Cerah

Guardiola menanggapi isu mengenai kemungkinan dirinya meninggalkan Manchester City dengan nada santai. Ia bahkan sempat bercanda saat menjawab pertanyaan terkait hal tersebut.

Pelatih berusia 55 tahun itu menegaskan dirinya masih memiliki kontrak bersama City. Ia juga optimistis timnya akan kembali lebih kuat pada musim berikutnya.

"Oh, semua orang ingin memecat saya, bukan? Ya Tuhan, teman-teman!" ucap Guardiola.

"Suatu hari saya akan datang ke sini dan mengatakan selamat tinggal, tetapi sekarang saya masih di sini dan masih memiliki satu tahun kontrak. Masa depan akan cerah dan musim depan kami akan kembali," tegas Guardiola.

Guardiola Bela Bernardo Silva

Manchester City sebenarnya memulai pertandingan dengan cukup baik saat menghadapi Real Madrid. Namun situasi berubah setelah Bernardo Silva mendapat kartu merah di babak pertama.

Silva diusir keluar lapangan setelah melakukan handball saat menghalau peluang Vinicius Junior. Kejadian tersebut membuat City harus bermain dengan 10 pemain.

"Itu bukan kesalahan, kartu merah itu adalah reaksi. Itu bisa saja dihindari," beber Guardiola.

"Saya tidak akan pernah menyalahkan pemain saya untuk hal seperti itu. Real Madrid adalah tim luar biasa yang akan menghukum Anda ketika melakukan kesalahan," lanjut Guardiola.

Alasan Tarik Haaland

Dalam pertandingan tersebut, Guardiola juga menarik keluar Erling Haaland meski timnya membutuhkan gol. Keputusan itu sempat menimbulkan tanda tanya.

Guardiola menjelaskan bahwa pergantian tersebut murni karena alasan taktik. Ia ingin memberikan energi baru di lini depan timnya.

"Jika kami bisa mencetak gol di babak kedua, kami sebenarnya punya beberapa peluang di awal," ungkap Guardiola.

"Saya ingin pemain dengan tenaga segar dan opsi lain di lapangan," imbuh Guardiola.

Sumber: ESPN

Persaingan Sengit di Liga Champions

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Pemain Rekrutan Ten Hag Segera Dilepas Manchester United ke Spanyol

Aga Deta AndityaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan