AVC Men’s Volleyball Champions League 2026: Bhayangkara Presisi dan Garuda Jaya Wakili Indonesia

Dua wakil Indonesia, yaitu Jakarta Bhayangkara Presisi dan Jakarta Garuda Jaya, berlaga pada AVC Men’s Volleyball Champions League 2026 di Pontianak, 13-17 Mei.

Diterbitkan 15 Maret 2026, 23:44 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Indonesia menurunkan dua tim pada AVC Men’s Volleyball Champions League 2026. Kedua tim tersebut yaitu Jakarta Bhayangkara Presisi dan Jakarta Garuda Jaya. Turnamen antarklub voli putra terbaik Asia ini dijadwalkan berlangsung di Pontianak, Kalimantan Barat, 13-17 Mei.

Ketua Umum PP PBVSI Imam Sudjarwo yakin wakil tuan rumah memiliki peluang bersaing secara kompetitif. Menurutnya, pengalaman tampil di turnamen internasional menjadi bekal penting bagi Bhayangkara Presisi untuk menghadapi kekuatan besar dari berbagai negara Asia.

"Saya berharap Bhayangkara Presisi bisa menjadi juara. Dengan pengalaman tampil di kompetisi Asia tentu Bhayangkara Presisi bisa bersaing dengan tim-tim dari Iran, Qatar, Thailand, Korea hingga Jepang," kata Imam di Jakarta, Minggu (15/3/2026).

PBVSI tidak hanya membidik hasil maksimal melalui Bhayangkara Presisi, tetapi juga memanfaatkan kejuaraan ini sebagai sarana pembinaan bagi Jakarta Garuda Jaya yang berisi pemain-pemain muda potensial.

Imam menilai kesempatan bertanding di level Asia akan mempercepat perkembangan kualitas permainan atlet muda, seperti Dawuda Alaihimassalam dan Fauzan Nibras. Pemain-pemain muda ini dipersiapkan menjadi bagian penting tim nasional putra pada masa mendatang.

"Kami juga melakukan pembinaan prestasi dengan memberikan kesempatan kepada Jakarta Garuda Jaya yang diisi pemain muda bermain di level internasional," ucapnya.

"Kami punya harapan ke depannya mereka bisa mematangkan permainan mengingat para pemain yang ada di Jakarta Garuda menjadi harapan Indonesia di sektor putra untuk berlaga di Olimpiade Brisbane 2032 mendatang," tambahnya.

 

Bhayangkara Presisi Target Juara

Manajer Bhayangkara Presisi Pipit Rismanto mengatakan pengalaman dua kali tampil pada turnamen serupa membuat timnya lebih siap membaca karakter lawan yang akan dihadapi.

"Kami sudah dua kali berlaga di event ini. Tentu lawan yang kami hadapi sudah tidak asing. Kami kembali mengontrak Noumory Keita untuk membela Bhayangkara Presisi setelah kontraknya selesai di kompetisi Italia," kata Pipit.

Selain mempertahankan kekuatan utama, Bhayangkara Presisi juga akan menambah sejumlah pemain lokal untuk memperkuat kedalaman skuad menjelang pertandingan.

Pemain Bhayangkara Presisi Rendy Tamamilang menegaskan target timnya kali ini adalah merebut gelar juara setelah dua edisi sebelumnya selalu berada di papan atas. "Pada 2024 kami runner up, tahun lalu peringkat ketiga. Tahun ini, di kandang sendiri, kami harus juara," tegas Rendy.

 

Dukungan Presiden AVC

Presiden AVC Ramon Suzara turut memberikan dukungan terhadap kesiapan Indonesia sebagai tuan rumah. Dia menilai penyelenggaraan di Pontianak dapat menjadi bukti bahwa Indonesia mampu menggelar event olahraga internasional dengan standar tinggi.

"Saya yakin perhelatan kali ini bisa menjadi bukti kesiapan Indonesia dalam menghadirkan event olahraga kelas dunia, dan semoga Indonesia pun bisa menjadi juara," kata Ramon Suzara.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Moto3 Jerman 2026: Veda Ega Start ke-13, Uriarte Amankan Pole

Bogi Triyadi, Harley IkhsanTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan