Sepak Bola Putri Makin Berkembang, Ada Juara Baru di MLSC Jakarta

Sepak bola putri semakin sengit meski di level usia dini. Muncul juara baru pada MLSC Jakarta Seri 2 2025-2026.

OlehThomas
Diterbitkan 15 Februari 2026, 22:49 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Sepak bola putri makin diminati di Indonesia. Kompetisi sepak bola putri usia dini Milklife Soccer Challenge (MLSC) 2025-2026 semakin sengit saja. Muncul juara baru pada MilkLife Soccer Challenge Jakarta Seri 2 2025-2026.

MilkLife Soccer Challenge Jakarta Seri 2 2025 – 2026 bergulir pada 12 – 15 Februari 2026 di Kingkong Soccer Arena & Lapangan Brigif 1, Jakarta Timur. Pada KU 10, SDN Cilangkap 01 B sukses meraih kemenangan dengan skor 3-2 setelah mematahkan benteng pertahanan lawan mainnya, SDN Pondok Kacang Timur 04.

Lalu pada KU 12, SDN Mampang 3 berhasil menjadi juara usai menang dramatis atas SDN Kebayoran Lama Selatan 19 melalui adu penalti. Mereka pun menjadi juara baru di MLSC.

Keberhasilan SDN Mampang 3 meraih gelar juara tak lepas dari peran para pemainnya yang tampil penuh semangat dan bermental baja. Salah satunya adalah Celsin Jumei Darwati Hulu. Celsin dan kawan-kawan mampu memenangkan adu penalti versus SDN Kebayoran Lama Selatan 19, berkat ketenangan dan kekompakan tim di lapangan.

“Awalnya sempat khawatir karena harus adu penalti. Tapi saya ingat kata coach, bahwa kami harus menyemangati teman-teman supaya lebih percaya diri. Syukurlah, kemenangan ini berkat kerja keras, latihan, dan rasa percaya diri tim yang kuat,” ucap Celsin.

Makin Diminati

Program Director MilkLife Soccer Challenge, Teddy Tjahjono menegaskan bahwa program ini telah memasuki tahun ketiga dengan peningkatan kualitas yang semakin konsisten. Perkembangannya sangat baik. Persaingan lebih ketat dan banyak sekolah yang berbenah sehingga bisa menjadi juara.

“MilkLife dan Djarum Foundation memiliki komitmen jangka panjang untuk mendukung sepak bola putri Indonesia. MilkLife Soccer Challenge kini memasuki tahun ketiga dan secara kualitas terus menunjukkan perkembangan yang konsisten. Jenjang berikutnya adalah Hydroplus Soccer League. Dari hasil MilkLife Soccer Challenge maupun Hydroplus Soccer League, terlihat tren yang sangat positif,” ujar Teddy.

Menurutnya, peningkatan tersebut semakin terlihat pada seri Jakarta dan Solo musim 2025–2026, baik dari sisi kualitas permainan maupun jumlah peserta. Teddy juga menilai pengalaman bermain yang sarat semangat, fairplay, serta interaksi positif antar pemain menjadi nilai penting dalam setiap pertandingan.

“Di seri Jakarta dan Solo terjadi peningkatan kualitas yang signifikan, begitu pula dari jumlah peserta yang terus bertambah. Ini menjadi sinyal positif bagi perkembangan sepak bola putri di Indonesia, dan kami sangat gembira melihat tren yang terus meningkat ini,” tambahnya.

Kompetitif

Asisten Pelatih MilkLife Soccer Challenge Jakarta Seri 2 2025 - 2026, Rici Vauzi menilai bahwa dalam seleksi pemain MilkLife Soccer Challenge Jakarta Seri 2 2025–2026, fokus utama terletak pada teknik, insting permainan, dan mental juara para peserta.

Keberhasilan SDN Cilangkap 01 B (KU-10) dan SDN Mampang 3 (KU-12) menjadi juara untuk pertama kalinya menegaskan bahwa persaingan semakin merata dan ekosistem sepak bola putri usia dini terus menunjukkan perkembangan positif. Rici menambahkan bahwa kehadiran juara baru menghadirkan semangat kompetitif bagi tim lain.

“Dalam setiap laga, perbedaan antara pemain yang menguasai permainan dan yang baru belajar menjadi sangat nyata, terlihat dari kecepatan membaca situasi, ketepatan dalam mengoper dan menggiring bola, kemampuan menahan tekanan lawan, serta mental dan keberanian mereka untuk mengambil risiko demi mendominasi permainan,” kata Rici.

Persaingan di Solo

Pada MLSC Solo Seri 2 2025-2026, MIN 9 Sragen dan SDN Kristen Manahan tampil dominan, memastikan kemenangan di masing-masing kategori KU 10 dan KU 12.

MIN 9 Sragen menjadi peraih trofi di KU 10, usai menundukkan SDN 02 Malangjiwan dengan skor 3-0 berkat hattrick Salsabilla Mustika Prasetyo. Sedangkan pada KU 12, SD Kristen Manahan sukses mempertahankan gelar juara setelah bertemu lawan main yang kuat, Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 9 Sragen.

Hasil akhir pertandingan, SD Kristen Manahan mengunci kemenangan lewat serangan gol yang terus dilesakkan striker andalan SD Kristen Manahan, Ika Wonda yang menciptakan 6 dari 7 gol di gawang lawan.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
ThomasTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan