RFEF Rilis Audio VAR Laga Atletico vs Barcelona, Drama Menit Akhir Dibuka ke Publik!

RFEF merilis rekaman audio VAR laga Barcelona vs Atletico Madrid di Copa del Rey. Terungkap proses anulir gol Cubarsi dan kartu merah Eric Garcia.

Diterbitkan 13 Februari 2026, 21:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Federasi sepak bola Spanyol (RFEF) akhirnya membuka tabir kontroversi laga antara Barcelona dan Atletico Madrid pada leg pertama Copa del Rey, Jumat (13/2) dini hari WIB.

Melalui rilis resmi, RFEF mempublikasikan rekaman audio percakapan antara wasit di lapangan dan tim VAR. Langkah ini diambil untuk memberikan transparansi atas keputusan krusial yang memicu perdebatan luas.

Sejatinya, ada dua momen krusial yang menjadi sorotan yakni dianulirnya gol Pau Cubarsi serta kartu merah yang diterima Eric Garcia pada menit-menit akhir pertandingan di Stadion Metropolitano.

Kekalahan Barcelona terasa semakin pahit karena drama tidak berhenti pada skor akhir. Rilis audio tersebut kini menjadi bahan evaluasi publik terhadap konsistensi penerapan VAR di kompetisi domestik Spanyol.

Rekaman VAR dan Proses Kartu Merah Eric Garcia

Insiden kartu merah bermula dari kesalahan umpan balik Ferran Torres yang membuat Alex Baena lolos menuju gawang. Eric Garcia kemudian menjatuhkannya sebagai pemain bertahan terakhir.

Wasit awalnya hanya mengeluarkan kartu kuning. Namun, intervensi dari ruang VAR mengubah arah keputusan tersebut secara signifikan.

Dari ruang VAR, Pablo Gonzalez Fuertes mengingatkan wasit utama, Juan Martinez Munuera, tentang potensi pelanggaran yang menghalangi peluang mencetak gol jelas atau denial of an obvious goal-scoring opportunity (DOGSO).

"Juan, saya sarankan Anda meninjau ini untuk menilai potensi DOGSO [Menghalangi peluang mencetak gol yang jelas]," kata Pablo Gonzalez.

Proses Tinjauan dan Alasan Akhir Wasit

Wasit kemudian menuju monitor tepi lapangan untuk melakukan on-field review. Rekaman audio memperlihatkan bagaimana proses evaluasi dilakukan secara bertahap dan detail.

“Oke, Pablo, saya di depan monitor. Tolong kirimkan ke saya. Tunjukkan kepada saya dengan kecepatan normal, tolong. Oke, memang benar bola tidak terlalu jauh."

“Hentikan saat itu juga. Oke, Ronald Araujo sangat jauh. Saya akan mengubah kartu, Ronald Araujo sangat jauh, jauh lebih jauh dari yang saya perkirakan,” demikian refleksi wasit saat meninjau kembali permainan.

Setelah peninjauan tersebut, kartu kuning ditingkatkan menjadi kartu merah langsung. Wasit menyimpulkan bahwa Baena memiliki peluang satu lawan satu yang jelas dengan kiper sebelum ada intervensi Eric Garcia.

Sumber: BarcaUniversal

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Piala Dunia 2026 Digelar di Amerika, FIFA Dobrak Tradisi Tiru NBA

Asad ArifinTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan
  • La Liga adalah liga sepak bola divisi tertinggi yang ada di Spanyol.
    La Liga merupakan sebuah liga sepak bola divisi tertinggi yang ada di Spanyol.
    La Liga
  • liputan6
    Copa del Rey dalam bahasa Spanyol adalah sebuah kompetisi sepak bola tahunan yang diperuntukkan untuk klub-klub sepak bola Spanyol.
    Copa Del Rey
  • Barcelona adalah salah satu klub besar dunia yang bermain di La Liga Spanyol
    FC Barcelona adalah klub sepak bola Spanyol yang dikenal dengan dominasinya di kompetisi domestik dan Eropa, serta memiliki sejarah panjang dalam pengembangan talenta muda dan strategi transfer yang dinamis.
    Barcelona
  • Atletico Madrid adalah sebuah klub asal Spanyol yang berlaga di La Liga
    Atletico Madrid adalah sebuah klub asal Spanyol yang berlaga di La Liga
    Atletico Madrid
  • RFEF