Mimpi Buruk Manchester City di Norwegia: Kalah dari Bodo/Glimt, Guardiola Terjepit

Manchester City kalah 1-3 dari Bodo/Glimt di Liga Champions. Rodri dikartu merah, City terancam playoff, dan Pep Guardiola mengakui segalanya terasa salah.

Diterbitkan 21 Januari 2026, 14:50 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Guardiola mengakui laga ini seharusnya menjadi peluang besar bagi timnya.

“Sekarang kami harus menatap Wolves dan Galatasaray. Hari ini adalah kesempatan luar biasa bagi kami, tetapi perasaannya seperti semuanya berjalan salah. Anda harus mencoba mengubahnya dan para pemain yang ada akan berusaha melakukannya.”

Ia juga menegaskan bahwa City tidak meremehkan lawan. “Kami kalah dan sejak tahun baru ada banyak hal melawan kami. Tapi saya tahu betapa bagusnya mereka. Kami tidak meremehkan mereka. "

"

Musim lalu mereka sampai semifinal Liga Europa, itu masih segar dalam ingatan kami, dan kami datang tanpa beberapa pemain penting. Kami sedikit rapuh seperti pada beberapa periode musim lalu. Kami harus cepat mengubah dinamika.”

Sorotan Haaland dan Dampak Kartu Merah Rodri

Kekhawatiran lain datang dari performa Erling Haaland. Penyerang andalan City itu menjalani laga yang sulit di negaranya sendiri dan kini sudah sebulan tanpa gol dari permainan terbuka, hanya mencetak satu gol penalti dalam delapan laga terakhir.

Guardiola sebelumnya meminta FIFA dan UEFA memberi jeda minimal 72 jam antar pertandingan. Namun, ia tetap memainkan Haaland penuh 90 menit, sementara Omar Marmoush yang baru kembali dari Piala Afrika hanya mendapat 20 menit.

Kartu merah Rodri menambah beban City. Dua kartu kuning dalam rentang 53 detik membuatnya absen di laga krusial berikutnya.

“Kami kalah dan sejak tahun baru ada banyak hal yang melawan kami,” ujar Guardiola. “Kami harus mencoba mengubah dinamika ini dengan cepat.”

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Richard Andreas LuturmasTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan