Barcelona Tumbang dari Real Sociedad, Frenkie de Jong Kritik Wasit

Frenkie de Jong mengkritik sikap wasit Gil Manzao saat Barcelona menghadapi tuan rumah Real Sociedad, Senin (19/1/2026) dini hari WIB.

Diterbitkan 19 Januari 2026, 14:05 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Barcelona harus menelan kekalahan yang terasa menyakitkan dengan skor 1-2 saat bertandang ke markas Real Sociedad, Senin (19/1/2026) dini hari WIB.

Hasil negatif ini bukan hanya memutus laju impresif 11 kemenangan beruntun Blaugrana di semua kompetisi, tetapi juga memangkas jarak mereka di puncak klasemen La Liga menjadi hanya satu poin.

Gol Mikel Oyarzabal dan Gonçalo Guedes memastikan Real Sociedad keluar sebagai pemenang di Stadion Anoeta. Meski mendominasi jalannya laga dan menciptakan banyak peluang, Barcelona gagal memaksimalkan keunggulan permainan mereka.

Kekecewaan Frenkie de Jong

Usai pertandingan, Frenkie de Jong yang dipercaya menjadi kapten sementara tak bisa menyembunyikan kekecewaannya. Gelandang asal Belanda itu menilai Barcelona seharusnya pulang dengan kemenangan, namun penyelesaian akhir yang buruk menjadi pembeda.

“Kami pantas menang. Kami menciptakan banyak peluang dan bermain cukup baik, hanya saja kami tidak mencetak gol. Kiper mereka tampil sangat bagus,” ujar De Jong kepada media.

Namun, sorotan utama De Jong bukan hanya tertuju pada performa timnya, melainkan juga keputusan wasit Jesus Gil Manzano. Ia mempertanyakan keputusan wasit yang tidak menambahkan waktu tambahan di akhir laga, meski menurutnya terjadi pemborosan waktu yang cukup jelas.

“Di menit-menit akhir, saya meminta wasit memperhatikan waktu. Mengambil tendangan gawang saja bisa memakan waktu satu menit, itu hal yang normal untuk ditambahkan. Tapi dia bahkan tidak memberi tambahan 10 detik. Menurut saya itu gila,” kata De Jong. Protes tersebut justru berujung kartu kuning untuk sang kapten.

De Jong Anggap Wasit Arogan

Kekecewaan De Jong terhadap kepemimpinan wasit semakin memuncak ketika ia menilai komunikasi di lapangan nyaris mustahil dilakukan. Ia merasa wasit bersikap arogan dan tidak memberi ruang dialog, bahkan kepada kapten tim.

“Saya kapten, tapi rasanya tidak bisa bicara sama sekali. Dia melihat saya seolah berkata, ‘saya lebih dari kamu’. Itu sangat membuat frustrasi. Anda tidak bisa bersikap seperti itu,” tegas De Jong.

Meski mengakui keputusan offside atau tidak tetap harus diterima, De Jong menilai kejadian serupa pernah terjadi di stadion yang sama musim lalu. Kekalahan ini pun menjadi peringatan bagi Barcelona, yang kini tak lagi punya margin aman di puncak klasemen dan harus segera bangkit jika ingin menjaga peluang juara La Liga.

Sumber: Marca

Klasemen Liga Spanyol 2025/2026

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

FIFA Pacu Kajian 64 Tim untuk Piala Dunia 2030

Ari Rachman PrayogaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan