Manchester United Bergejolak, AS Roma Gigit Jari Batal Rekrut Penyerang Idaman

AS Roma dilaporkan semakin rumit untuk mendatangkan penyerang Manchester United, Joshua Zirkzee.

Diterbitkan 09 Januari 2026, 00:01 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Direktur Olahraga AS Roma Ricky Massara mengakui bahwa upaya klubnya untuk merekrut Joshua Zirkzee pada bursa transfer Januari 2026 mengalami kendala serius menyusul kepergian Ruben Amorim dari Manchester United.

Masa depan penyerang internasional Belanda itu memang tengah menjadi sorotan dalam beberapa pekan terakhir. Roma disebut sangat tertarik memboyong Zirkzee untuk memperkuat lini depan, terlebih setelah sang pemain terlihat frustrasi pada awal musim 2025/2026 dan dikabarkan membuka peluang hengkang dari Old Trafford.

Di sisi lain, situasi berubah setelah Manchester United memecat Amorim dari posisi pelatih kepala awal pekan ini. Perubahan posisi manajer membuat peluang transfer Zirkzee menjadi lebih rumit, karena status dan rencana sang pemain kini kembali dievaluasi oleh manajemen klub.

Dengan kondisi ini, penyerang berusia 24 tahun itu kini berpeluang bertahan di Manchester United setidaknya hingga akhir musim, meski spekulasi mengenai masa depannya belum sepenuhnya mereda. 

Banyak yang Incar, Tak Hanya Roma

Massara mengakui kepergian Ruben Amorim disebut menjadi faktor utama yang membuat situasi transfer Zirkzee berubah. Dia menegaskan bahwa Zirkzee merupakan pemain yang diminati banyak klub, bukan hanya Roma.

Massara juga mengonfirmasi bahwa saat ini tidak ada komunikasi lanjutan dengan pihak Manchester United terkait transfer sang penyerang. “Dia adalah penyerang tengah Manchester United yang disukai banyak klub, bukan hanya kami,” ujar Massara kepada Sky Italia.

“Tentu saja, situasinya berbeda setelah pergantian manajemen ini. Tidak ada kontak yang sedang berlangsung, dan saya tidak ingin fokus pada nama-nama individu.”

AS Roma Sedang dalam Pembaruan Skuad

Massara juga menjelaskan bahwa Roma tengah menjalani proses pembaruan skuad yang telah dimulai sejak musim panas lalu. Ia menyadari proses tersebut membutuhkan waktu dan lebih dari satu periode transfer untuk bisa berjalan optimal.

“Kami memulai proses pembaruan sejak musim panas. Kami tahu ini akan memakan waktu dan beberapa jendela transfer. Ada langkah-langkah yang perlu kami lakukan, bukan karena darurat, tetapi sebagai peluang yang harus dimanfaatkan,” jelasnya.

>Di sisi lain, Massara menilai performa Roma sepanjang 2025/2026 tetap berada di level yang tinggi. Ia optimistis tim mampu mempertahankan konsistensi meski menghadapi jadwal padat dan berbagai kendala seperti cedera dan absennya pemain.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

“Jangan dilupakan bahwa tim ini menunjukkan performa yang sangat kuat sepanjang 2025. Dengan banyaknya pertandingan dan beberapa pemain absen karena cedera, tugas internasional, bahkan flu, mungkin skuad terlihat lebih lemah. Namun, tim ini siap dan akan terus meningkatkan performanya,” ungkap Massara.

Halaman
Show All
Juventus Filadelfia, Harley IkhsanTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan