Nilai Pasar Jay Idzes Melonjak Drastis, Apa Pemicunya?

Nilai Pasar Jay Idzes mengalami kenaikan tajam hingga 10 juta euro, didorong performa stabilnya di klub dan timnas serta rumor ketertarikan raksasa AC Milan.

OlehThomas
Diterbitkan 24 Desember 2025, 20:43 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Jay Idzes, bek tangguh Tim Nasional Indonesia, kembali mencuri perhatian dunia sepak bola dengan lonjakan nilai pasarnya yang signifikan. Data terbaru dari Transfermarkt per Desember 2025 menunjukkan bahwa nilai pasar sang pemain kini mencapai €10 juta, menjadikannya salah satu bek termahal di Asia Tenggara dan skuad Garuda. Kenaikan ini mencerminkan pengakuan atas kualitas dan potensi besar yang dimilikinya di kancah internasional.

Angka fantastis ini setara dengan sekitar Rp 173,8 miliar hingga Rp 197,6 miliar, melonjak drastis dari nilai sebelumnya di Juni 2025 yang berkisar €7,5 juta atau sekitar Rp 130,36 miliar hingga Rp 148 miliar. Peningkatan sebesar 25% dalam waktu singkat ini mengukuhkan posisinya sebagai aset berharga di Liga Italia, bahkan menjadikannya pemain dengan nilai pasar tertinggi di skuad Garuda dan termahal di Asia Tenggara. Lonjakan ini tidak lepas dari performa impresifnya di level klub maupun tim nasional.

Berbagai faktor krusial turut berkontribusi pada meroketnya nilai pasar Jay Idzes, termasuk konsistensi performa, usia emas, hingga rumor ketertarikan dari klub raksasa Serie A, AC Milan. Situasi ini menempatkan Jay Idzes sebagai salah satu pemain Indonesia paling diminati di bursa transfer Eropa. Perkembangan ini tentu menjadi kabar baik bagi sepak bola tanah air.

Performa Gemilang di Klub dan Tim Nasional

Konsistensi performa menjadi pilar utama di balik meroketnya nilai pasar Jay Idzes. Ia secara terus-menerus menunjukkan kualitasnya, baik saat membela klubnya, Sassuolo, maupun Tim Nasional Indonesia. Kematangan dalam membaca permainan dan kemampuan bertahan yang solid selalu menjadi ciri khasnya di setiap pertandingan.

Peran vitalnya dalam membawa Venezia promosi ke Serie A musim lalu menjadi bukti nyata kontribusinya di level klub, di mana ia menjadi salah satu pilar pertahanan. Setelah bergabung dengan Sassuolo, Jay Idzes mampu beradaptasi dengan cepat terhadap ketatnya persaingan di kasta tertinggi Liga Italia. Hingga pertengahan musim 2025/2026, ia telah mencatatkan 15 penampilan dengan total 1.350 menit bermain, turut membantu Sassuolo bertahan di papan tengah klasemen dengan performa yang konsisten.

Selain itu, disiplin tinggi yang ditunjukkan Idzes, dengan hanya mengantongi satu kartu kuning sepanjang musim berjalan, menunjukkan profesionalismenya. Fleksibilitas taktisnya dalam bermain di skema tiga atau empat bek juga menjadikannya aset berharga bagi pelatih. Kontribusinya di Timnas Indonesia, terutama dalam Kualifikasi Piala Dunia 2026, semakin memperkuat reputasinya di mata internasional.

Usia Emas dan Potensi Investasi Jangka Panjang

Pada usia 25 tahun, Jay Idzes berada dalam fase usia emas bagi seorang pesepak bola profesional. Usia ini menyeimbangkan antara pengalaman yang cukup di level kompetitif dengan kondisi fisik yang masih prima. Hal ini menjadikannya investasi yang sangat berharga bagi klub-klub besar Eropa yang mencari pemain bertahan berkualitas.

Potensi kenaikan harga Jay Idzes di masa depan masih sangat terbuka lebar, terutama jika ia terus mempertahankan tren positif ini. Dengan performa yang stabil dan terus berkembang, tidak menutup kemungkinan ia akan memecahkan rekor transfer baru untuk pemain asal Asia Tenggara di Eropa. Prospek jangka panjangnya sangat menjanjikan.

Selain itu, statusnya sebagai kapten Tim Nasional Indonesia juga menambah nilai dan daya tariknya di mata klub-klub top Eropa. Kepemimpinan dan karismanya di lapangan menjadi nilai plus yang dipertimbangkan dalam bursa transfer.

Rumor Ketertarikan AC Milan dan Klub Raksasa Lain

Rumor mengenai ketertarikan klub raksasa Italia, AC Milan, terhadap Jay Idzes semakin menguat belakangan ini, bahkan disebut-sebut sudah memasuki tahap serius. Jurnalis Sky Sport, Luca Cilli, dan pakar transfer Nicolo Schira turut mengonfirmasi pemantauan Milan terhadap Idzes, yang menunjukkan keseriusan klub dalam mencari bek tengah baru. Kematangan Idzes dalam membaca permainan menjadi salah satu daya tarik utama bagi Rossoneri.

AC Milan dikabarkan tertarik karena usia Idzes yang masih muda, fleksibilitas taktis, dan kemampuannya beradaptasi dengan cepat. Ia dipandang sebagai kandidat potensial untuk regenerasi lini belakang Rossoneri yang membutuhkan tambahan bek tangguh. Laporan menyebutkan bahwa Milan bahkan sudah mengincar Idzes sejak ia masih membela Venezia pada musim panas 2025.

Selain AC Milan, klub-klub top Serie A lainnya seperti Inter Milan dan Juventus juga pernah dikaitkan dengan Jay Idzes. Hal ini menunjukkan betapa tingginya minat klub-klub elite Eropa terhadap bek Timnas Indonesia ini. Situasi ini tentu akan membuat bursa transfer Januari 2026 menjadi lebih menarik.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
ThomasTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan