Krisis Liverpool Makin Dalam, Carragher Kritik Mohamed Salah, Heskey Balas dengan Pembelaan Tegas

Liverpool menurun drastis musim ini, Carragher kritik Salah soal sikap diamnya, namun Emile Heskey hadir memberi pembelaan.

Diterbitkan 05 Desember 2025, 11:04 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Carragher menilai sudah saatnya Salah menunjukkan sisi kepemimpinan sebagai figur besar Liverpool. Ia menegaskan bahwa seorang legenda klub tidak semestinya hanya angkat suara ketika memenangkan penghargaan man of the match atau sedang membutuhkan kontrak baru. Bagi Carragher, publik pantas mendengar suara Salah di tengah masa sulit seperti sekarang.

“Saya pikir Virgil van Dijk, setelah pertandingan, kembali berbicara, sebagaimana seharusnya sebagai kapten, ia menyebut Liverpool berantakan. Harus saya katakan, setelah semua kekalahan Liverpool ini, selalu Virgil van Dijk yang berbicara. Dan seperti yang saya katakan, kapten seharusnya melakukan itu, tetapi seharusnya ada pemain lain di ruang ganti yang berbicara mewakili klub," serunya.

"Akhir pekan ini setahun yang lalu, Mo Salah tidak malu untuk berbicara tentang situasinya sendiri, tentang klub yang tidak memberinya kontrak. Saya hanya pernah mendengar Salah berbicara ketika ia terpilih sebagai pemain terbaik pertandingan, atau ia membutuhkan kontrak baru. Saya ingin melihat Mo Salah tampil sebagai salah satu pemimpin, sebagai salah satu legenda Liverpool, tampil dan berbicara mewakili tim. Ia tidak seharusnya selalu menjadi kapten."

Heskey Beri Pembelaan, Salah Dinilai Beda Tipe Pemimpin

Di tengah kritik keras Carragher, Emile Heskey muncul memberikan pembelaan kepada Salah. Mantan striker Liverpool itu memahami ekspektasi publik terhadap pemain senior, namun ia menilai setiap pemain punya karakter berbeda. Menurut Heskey, Salah bukan tipe pemimpin vokal yang nyaman berbicara di depan media. Ia menilai peran Salah lebih cocok ditunjukkan melalui performa di lapangan.

Heskey mengakui bahwa Salah tetap memiliki tanggung jawab untuk menghadapi kritik sebagai pemain senior. Namun, ia menegaskan bahwa tidak adil membandingkan Salah dengan sosok seperti van Dijk atau Steven Gerrard. Keduanya memang terkenal sebagai pemimpin yang aktif berbicara dan menjadi wajah tim di berbagai situasi. Sementara Salah, kata Heskey, sejak dulu jarang tampil vokal meskipun sedang berada dalam performa terbaik.

“Mengenai kritik yang diterimanya baru-baru ini karena tidak mau berterus terang kepada media tentang performa buruknya, Anda harus ingat bahwa ia bukanlah tipe pemimpin yang sama seperti Jamie Carragher atau Steven Gerrard. Orang-orang seperti Virgil van Dijk atau bahkan Curtis Jones akan keluar dan berbicara serta mengatasi situasi secara langsung – itu bukan Salah," cetusnya, dikutip dari Goal.

"Bahkan ketika ia sedang bersemangat, saya rasa ia tidak banyak bicara. Tetapi sebagai pemain senior, tugasnya adalah untuk berdiri dan menghadapi kritik," ucap Heskey.

(Sky Sports/Goal)

Klasemen Liga Inggris

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Dimas Ardi PrasetyaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan