Media Argentina Beber Akta Asli Kakek Facundo Garces: Lahir di Santa Fe, Bukan Malaysia

Media Argentina membongkar akta asli kakek Facundo Garces, Carlos Rogelio Fernandez, yang ternyata lahir di Santa Fe, Argentina, bukan Malaysia, mengungkap skandal naturalisasi.

OlehThomas
Diterbitkan 31 Oktober 2025, 12:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

CDN juga menambahkan bahwa buyut Garcés, Don Cipriano Garcés dan Sebastiana Justa Fernandez, adalah asli Spanyol dan berprofesi sebagai pedagang. Temuan ini secara telak membantah klaim FAM mengenai "asal-usul Malaysia" Garcés. Dengan demikian, garis keturunan Garcés terbukti sepenuhnya berasal dari Argentina, tanpa ada hubungan langsung dengan Malaysia seperti yang diklaim sebelumnya. Ini mengindikasikan adanya upaya pemalsuan yang disengaja.

Sanksi FIFA dan Keterlibatan Pemain Lain dalam Skandal

Kasus pemalsuan dokumen naturalisasi ini menarik perhatian besar media Argentina karena melibatkan sejumlah pemain berdarah Argentina. Selain Facundo Garcés, nama Imanol Machuca dan Rodrigo Holgado juga ikut terseret dalam skandal ini. Ketiga pemain tersebut, bersama dengan empat pemain lain, yakni Hector Hevel, Jon Irazabal, Joao Figueiredo, dan Gabriel Palmero, dijatuhi sanksi oleh FIFA. Mereka dilarang bermain selama satu tahun penuh.

Sanksi yang diberikan FIFA berupa larangan terlibat dalam pertandingan sepak bola di bawah naungan FIFA selama 12 bulan. Sanksi ini dijatuhkan setelah FIFA menemukan bukti kuat bahwa FAM telah menyerahkan dokumen kelahiran palsu. Dokumen tersebut bertujuan untuk membuktikan garis keturunan Asia para pemain yang akan dinaturalisasi, termasuk kakek Facundo Garcés. Penyelidikan FIFA mengungkap adanya manipulasi data yang sistematis.

FIFA secara tegas menyatakan bahwa dokumen versi Malaysia yang menyebut kelahiran Fernandez di Penang adalah hasil manipulasi. Akibatnya, status kewarganegaraan Malaysia yang sebelumnya diberikan kepada Garcés otomatis batal di mata hukum FIFA.

Facundo Garcés sendiri telah merasakan dampaknya, di mana ia diskors oleh klubnya, Deportivo Alavés, dan dicoret dari daftar pemain musim ini. Ini menunjukkan konsekuensi serius dari tindakan tersebut.

Kronologi dan Dampak Skandal Naturalisasi Malaysia

Sebelum skandal ini terkuak, Facundo Garcés sempat mengklaim memiliki "akar Malaysia dari kakek buyutnya", yang kemudian ia koreksi menjadi "kakek-nenek". Ia bahkan secara resmi memperoleh kewarganegaraan Malaysia pada 2 Juni 2025. Namun, pengakuan ini bertolak belakang dengan pernyataan FIFA yang merilis bahwa neneknya tidak lahir di Malaysia dan tidak memiliki garis keturunan Malaysia. Klarifikasi Garcés tidak cukup untuk meredakan situasi.

FIFA menegaskan bahwa dokumentasi yang diserahkan oleh Federasi Sepak Bola Malaysia terbukti telah dimanipulasi secara sengaja. Skandal ini menjadi pukulan telak bagi proyek naturalisasi pemain asing di Malaysia, yang dalam beberapa tahun terakhir gencar dilakukan untuk memperkuat skuad nasional. Investigasi FIFA juga membuka kemungkinan adanya sanksi tambahan terhadap federasi Malaysia, tergantung pada hasil lanjutan penyelidikan. Reputasi sepak bola Malaysia kini dipertaruhkan.

Bagi Facundo Garcés, temuan ini bukan hanya mencoreng reputasinya di Argentina, tetapi juga menempatkannya dalam posisi sulit secara hukum dan profesional. Kasus ini menyoroti pentingnya verifikasi dokumen secara ketat dalam proses naturalisasi. Kejadian ini juga menjadi pelajaran berharga bagi federasi sepak bola di seluruh dunia untuk menjunjung tinggi integritas dan sportivitas. Integritas olahraga harus selalu diutamakan.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
ThomasTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan