Formasi Favorit Spalletti dan Bayangan Starting XI Juventus Jika Ia Jadi ke Turin

Jika kesepakatan tercapai, menarik untuk membayangkan seperti apa racikan taktik Spalletti di Allianz Stadium, apalagi gaya bermain dan filosofi kepelatihannya dikenal fleksibel namun disiplin secara struktur.

Diterbitkan 29 Oktober 2025, 15:10 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Menariknya, Spalletti pernah mengatakan pada Maret lalu bahwa ia “tidak akan melatih klub lain di Serie A selain sang juara bertahan Italia.” Kini, ucapan itu tampak tidak lagi mutlak. Mungkin, setelah setahun jauh dari hiruk pikuk Serie A, hasrat kompetitifnya kembali menyala.

Bayangan Starting XI Juventus ala Spalletti

Jika menilik skuad Juventus saat ini, Spalletti diperkirakan akan mengandalkan formasi 4-2-3-1 yang menjadi ciri khasnya. Posisi penjaga gawang kemungkinan besar tetap dipercayakan kepada Michele Di Gregorio.

Di lini belakang, cedera Gleison Bremer membuat stok bek tengah terbatas. Lloyd Kelly yang tampil konsisten berpeluang menjadi tandem Federico Gatti di jantung pertahanan. Joao Mario bisa menempati pos bek kanan, sementara Andrea Cambiaso di sisi kiri.

Untuk poros ganda di lini tengah, duet Manuel Locatelli dan Khephren Thuram akan menjadi pilihan ideal. Keduanya memiliki kombinasi keseimbangan antara distribusi bola dan kekuatan bertahan yang dibutuhkan dalam sistem Spalletti.

Di lini serang, Spalletti bisa menurunkan Jonathan David di posisi gelandang serang tengah, didukung Kenan Yildiz dan Francisco Conceicao di sayap. Sementara itu, Dusan Vlahovic tetap menjadi ujung tombak utama—meskipun status kontraknya masih belum pasti.

Dengan racikan semacam ini, Juventus berpotensi tampil lebih agresif dan modern. Gaya main Spalletti yang menekankan pressing tinggi dan rotasi posisi bisa menghadirkan nuansa baru di Turin, sesuatu yang dirindukan sejak era Massimiliano Allegri berakhir.

Juventus (4-2-3-1): Di Gregorio; Joao Mario, Gatti, Kelly, Cambiaso; Locatelli, Thuram; Francisco Conceicao, Jonathan David, Yildiz; Vlahovic.

Jika kesepakatan benar tercapai, langkah Juventus menunjuk Luciano Spalletti bukan hanya soal mengganti pelatih, melainkan membuka lembaran baru. Formasi bisa diubah, strategi bisa disesuaikan, tapi satu hal pasti: Juve tengah mengincar kembalinya identitas sebagai penguasa Italia.

Sumber: FootItalia

Klasemen Serie A/Liga Italia

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Gia Yuda PradanaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan