Jalan Terjal Garuda ke Piala Dunia 2026: Ini Dua Kondisi yang Harus Terpenuhi

Meski kalah dari Arab Saudi, Timnas Indonesia masih punya peluang lolos Piala Dunia 2026. Namun dua syarat ketat ini wajib dipenuhi Skuad Garuda di laga kontra Irak.

Diterbitkan 11 Oktober 2025, 10:17 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Syarat 2: Irak Tak Boleh Kalah dari Arab Saudi dengan selisih besar

Syarat kedua sangat tergantung pada hasil pertandingan Irak versus Arab Saudi. Jika Irak tidak berhasil mengalahkan Arab Saudi, atau jika kemenangan mereka hanya dengan margin satu gol, maka Indonesia berpeluang menyusup ke posisi kedua klasemen.

Namun, bila Irak meraih kemenangan besar, selisih gol mereka bisa melampaui Garuda meskipun Indonesia menang dua gol atas Irak. Ini membuat perhitungan selisih gol menjadi sangat krusial dalam menentukan nasib kelolosan.

Keyakinan di Pundak Skuad Garuda

Kekalahan 2-3 dari Arab Saudi bukan sekadar angka di papan skor belaka. Hasil ini membuka fakta bahwa regulasi selisih gol akan sangat menentukan nasib tim di akhir babak grup.

Kini, seluruh perhatian Indonesia tertuju pada pertandingan kontra Irak, bukan sekadar untuk menang, melainkan menang dengan margin signifikan. Kabar positif datang dari manajer tim, Sumardji, yang memastikan Calvin Verdonk kemungkinan bisa tampil melawan Irak setelah sebelumnya mengalami cedera.

Kehadirannya bisa menjadi tambahan krusial di lini pertahanan atau sebagai alternatif taktis bagi Kluivert. Jadi, jika Indonesia mampu menjalankan misi kemenangan dua gol dan Irak gagal meraih kemenangan besar, maka Garuda masih punya kesempatan untuk lolos, baik sebagai juara grup langsung maupun melalui jalur playoff runner-up.

Namun, jika salah satu dari dua syarat tersebut tidak terpenuhi, pintu kelolosan otomatis di Putaran Keempat akan tertutup rapat.

Regulasi Klasemen Putaran 4 Kualifikasi Piala Dunia Zona Asia

Berikut adalah regulasi penentuan klasemen Putaran 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia:

1. Jumlah poin terbanyak dari seluruh laga grup (menang = 3, imbang = 1, kalah = 0)

2. Selisih gol tertinggi di seluruh laga grup

3. Jumlah gol terbanyak di seluruh laga grup

Jika masih imbang, maka digunakan kriteria tambahan:

4. Poin terbanyak dalam laga antar tim yang bersangkutan

5. Selisih gol terbaik dari laga antar tim yang bersangkutan

6. Jumlah gol terbanyak dari laga antar tim yang bersangkutan

7. Jumlah gol tandang terbanyak (jika relevan)

8. Skor fair play (kartu kuning dan merah)

9. Pengundian oleh FIFA

Dalam hal fair play, sistem poin penalti berlaku:

a. Kartu kuning: –1 poin

b. Kartu kuning kedua/merah tidak langsung: –3 poin

c. Kartu merah langsung: –4 poin

d. Kuning + merah langsung: –5 poin

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Richard Andreas LuturmasTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan