Bukan Kebetulan! Ini Pola Serangan Manchester United yang Bikin Chelsea Hancur di Old Trafford

Manchester United sukses kalahkan Chelsea 2-1. Pola serangan Bryan Mbeumo terbukti jadi kunci yang memaksa Robert Sanchez mendapat kartu merah cepat.

Diperbarui 21 September 2025, 23:45 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Sementara itu, Sesko menawarkan opsi berbeda. Striker Slovenia tersebut lebih banyak menjadi target bola udara. Saat ia memenangi duel, Mbeumo tinggal melanjutkan serangan dengan kecepatan dan timing lari yang tepat.

Kombinasi ini sempat terlihat melawan Manchester City. Sesko memang sempat kalah duel dari Rodri, tetapi pola yang sama kembali dicoba. Bedanya, ketika melawan Chelsea, Sesko berhasil mengeksekusi flick on sempurna yang berujung insiden Sanchez.

Eksekusi Bagus, Hasil Masih Perlu Konsistensi

Pola serangan United di bawah Amorim sudah menunjukkan ide yang jelas. Kombinasi antar striker dengan Mbeumo jadi senjata untuk menembus lini pertahanan lawan, terutama saat bermain direct.

Namun, Amorim mengakui bahwa masalah eksekusi masih sering menghantui timnya. Beberapa peluang serupa kerap gagal dimaksimalkan. Ia juga menilai United butuh konsistensi agar hasil bisa mengikuti rencana taktik yang disiapkan.

“Saya rasa kami hanya kurang sedikit keberuntungan. Tapi keberuntungan itu bisa dicari dengan lebih agresif dan percaya diri,” ucap Amorim menjelang laga lawan Chelsea.

Kemenangan 2-1 atas Chelsea memang akan selalu dikaitkan dengan kartu merah Sanchez. Tapi, jika melihat lebih dalam, United sebenarnya sudah menyiapkan pola untuk memaksa lawan melakukan kesalahan.

 
 

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Richard Andreas LuturmasTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan