Krisis! Manchester United Harus Pulangkan Ole Gunnar Solskjaer untuk Selamatkan Klub

Jamie O’Hara mendesak Manchester United meniru langkah Sheffield United dengan memulangkan Ole Gunnar Solskjaer di tengah krisis Ruben Amorim.

Diperbarui 17 September 2025, 19:12 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Manchester United tengah menghadapi tekanan besar setelah hasil buruk di awal musim Premier League. Di bawah asuhan Ruben Amorim, performa tim terpuruk hingga membuat posisinya semakin dipertanyakan. Kritik keras pun berdatangan dari berbagai pihak yang menilai situasi sudah darurat.

Sheffield United menjadi contoh yang diangkat dalam perdebatan ini. Klub Championship itu memecat Chris Wilder pada Juni lalu, namun tak lama kemudian memanggilnya kembali untuk kali ketiga setelah penggantinya gagal total. Langkah ini dinilai bisa ditiru United yang sedang kebingungan menentukan arah.

Salah satu yang mendorong wacana ini adalah Jamie O’Hara. Mantan pemain Tottenham itu menilai Ole Gunnar Solskjaer sebagai sosok tepat untuk dipanggil kembali, meski pernah dipecat tiga tahun lalu.

O’Hara Desak United Pulangkan Solskjaer

O’Hara menilai kondisi United di bawah Amorim sangat memprihatinkan. “Ini tim Man United terburuk yang pernah saya lihat. Jujur saja. Saya tidak percaya Ruben Amorim masih bertahan. Kapan mereka akan mengaku salah dan berhenti memaksakan ini?” katanya di talkSPORT.

Ia bahkan menyerukan agar United meniru langkah Sheffield United. “Lakukan apa yang Sheffield United lakukan, telan ego mereka. Pulangkan Ole Gunnar Solskjaer. Mereka tidak bisa terus begini. Mereka akan turun, musim depan bisa main lawan Rotherham,” tegasnya.

Pernyataan itu muncul di tengah krisis United yang kini tercecer di posisi ke-14 klasemen. Tekanan untuk segera mengambil keputusan besar kian nyata di Old Trafford.

Rekam Jejak Solskjaer dan Tekanan pada Amorim

Solskjaer sebelumnya sempat membawa United finis di peringkat keenam dan kedua di Premier League, serta mencapai final Liga Europa 2021. Namun, ia dipecat pada November 2021 setelah performa tim menurun. Baru-baru ini, Solskjaer juga dilepas oleh Besiktas, namun O’Hara yakin ia tetap lebih baik dibanding Amorim.

Sementara itu, Amorim disebut hanya punya tiga laga tersisa untuk menyelamatkan pekerjaannya. United kabarnya harus membayar kompensasi besar jika memecatnya lebih cepat, namun desakan publik terus membesar.

Laga melawan Chelsea di Old Trafford akhir pekan ini akan jadi ujian penting. Amorim menghadapi tekanan terberat sejak datang ke Manchester, dengan catatan awal musim terburuk dalam 33 tahun terakhir menghantui langkahnya.

 
 

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Aston Villa Tumbangkan Indonesia All Stars 3-1, Arkhan Kaka Cetak Gol Balasan

Richard Andreas LuturmasTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan