Senne Lammens Tidak Dimainkan di Derby, Legenda Manchester United Beri Kritik Pedas

Kiper baru Manchester United, Senne Lammens, tak dimainkan di Derby Manchester meski dibeli mahal. Keputusan ini memicu kritik dari legenda MU, Wayne Rooney, yang mempertanyakan strategi transfer Setan Merah.

Diterbitkan 16 September 2025, 21:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Manchester United baru-baru ini mendatangkan kiper baru, Senne Lammens, dengan nilai transfer fantastis 21 juta euro dari Royal Antwerp. Namun, kehadiran penjaga gawang muda ini langsung menuai sorotan tajam setelah tidak diturunkan dalam laga krusial Derby Manchester.

Keputusan manajer Ruben Amorim ini menimbulkan banyak pertanyaan di kalangan penggemar dan pengamat sepak bola.

Pada pertandingan Derby Manchester yang berlangsung Minggu, 15 September 2025, di Etihad Stadium, Lammens hanya duduk di bangku cadangan. Sementara itu, MU harus menelan kekalahan telak 0-3 dari rival sekota, Manchester City. Hasil ini semakin memperkeruh suasana di Old Trafford, terutama setelah investasi besar pada posisi kiper.

Legenda Manchester United, Wayne Rooney, secara terbuka mengecam keputusan Amorim tersebut. Ia menilai bahwa pembelian Lammens yang tidak langsung dimainkan memperkuat dugaan adanya strategi transfer yang kurang terencana. Kritik ini menambah tekanan bagi manajemen Setan Merah dan sang manajer.

Kontroversi Pembelian Senne Lammens

Senne Lammens resmi bergabung dengan Manchester United setelah didatangkan dari Royal Antwerp dengan mahar 21 juta euro. Angka ini terbilang besar untuk seorang kiper muda yang belum memiliki banyak pengalaman di level tertinggi. Harapan besar tentu disematkan kepada Lammens untuk menjadi tembok kokoh di bawah mistar gawang Setan Merah.

Namun, harapan tersebut langsung dipertanyakan ketika Lammens tidak diberi kesempatan bermain di Derby Manchester. Manajer Ruben Amorim lebih memilih Bayindir sebagai starter, sementara Lammens hanya menjadi penghangat bangku cadangan sepanjang pertandingan. Keputusan ini memicu spekulasi mengenai kesiapan Lammens atau bahkan tujuan sebenarnya dari transfer tersebut.

Banyak pihak menduga bahwa pembelian Senne Lammens tidak sepenuhnya terencana dengan matang. Investasi besar pada seorang kiper yang kemudian tidak langsung dipercaya dalam laga penting menimbulkan keraguan. Situasi ini menunjukkan adanya potensi mismanajemen dalam strategi transfer klub.

Kekalahan Manchester United dan Pilihan Kiper

Manchester United menelan kekalahan pahit 0-3 dari Manchester City dalam lanjutan Liga Inggris. Tiga gol kemenangan The Citizens dicetak oleh Phil Foden dan brace Erling Haaland, menunjukkan dominasi City di laga tersebut. Kekalahan ini tentu saja menambah daftar panjang masalah yang harus dihadapi oleh Ruben Amorim.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Dalam pertandingan krusial ini, Ruben Amorim memutuskan untuk tetap memainkan Bayindir di bawah mistar gawang, bukan Senne Lammens. Pilihan ini menjadi sorotan mengingat status Lammens sebagai kiper baru yang dibeli dengan harga mahal. Para penggemar bertanya-tanya mengapa kiper anyar tersebut tidak diberi kesempatan untuk membuktikan diri. Sebelumnya, Manchester United sempat dikaitkan dengan kiper top Gianluigi Donnarumma. Namun, Donnarumma akhirnya memilih bergabung dengan Manchester City, dan di detik-detik akhir bursa transfer, MU mendatangkan Lammens. Perbandingan antara kedua kiper ini menjadi tak terhindarkan, terutama setelah Donnarumma langsung mencatatkan cleansheet di Derby Manchester.

Halaman
Show All
Harley IkhsanTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan