UEFA sempat mencoba menahan laju dengan aturan homegrown pada 2006, yang kemudian diikuti Premier League pada 2010. Namun, aturan ini hanya mengatur jumlah pemain yang dididik di akademi domestik, bukan pemain asli daerah. Akibatnya, klub tetap bisa mematuhi regulasi tanpa harus mempertahankan pemain lokal.
Dalam beberapa musim terakhir, tekanan PSR menambah rumit situasi. Pemain lokal yang datang dari akademi tidak membutuhkan biaya transfer, sehingga penjualannya bisa dicatat sebagai “laba bersih”. Inilah yang membuat Conor Gallagher, Elliot Anderson, hingga Jacob Ramsey harus rela meninggalkan klub masa kecil mereka demi neraca keuangan.
Akademi Global, Tantangan untuk Pemain Lokal
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5324995/original/032731600_1755920332-Gy-4GkZXwAAo99-.jpeg)
Selain faktor ekonomi, strategi perekrutan akademi turut mengikis ruang bagi pemain lokal. Klub-klub besar kini lebih agresif mencari bakat remaja dari luar kota, bahkan luar negeri. Liverpool, Chelsea, dan Manchester United belakangan gencar merekrut talenta muda yang awalnya dibina klub lain.
Kasus Chelsea cukup mencolok. Mereka kehilangan Rio Ngumoha ke Liverpool, sementara Manchester City membalas dengan membajak Ryan Macedo dari akademi Cobham. Bahkan Newcastle kini punya daftar panjang remaja yang direkrut dari berbagai klub, mulai dari Trevan Sanusi (Birmingham), Alfie Harrison (Manchester City), hingga Aaron Epia (Everton).
Strategi ini memang menjanjikan lebih banyak prospek akademi berkualitas. Tapi konsekuensinya jelas: semakin sedikit pemain lokal yang bisa menembus skuad utama. Untuk bertahan di Newcastle, misalnya, seorang pemain muda tak cukup jadi yang terbaik di tim junior lokal, ia harus mampu bersaing dengan talenta terbaik se-Inggris, bahkan Eropa.
Antara Kebanggaan dan Kebutuhan Hasil
Penurunan jumlah pemain lokal bukan hanya soal statistik, tapi juga perasaan. Survei English Football League menunjukkan 89 persen fans percaya klub penting bagi kehidupan sosial kota. Dan 78 persen menganggap pemain lokal adalah representasi paling nyata dari identitas itu.
Hasil riset Sheffield Hallam University tahun lalu bahkan mempertegas hal ini. Pernyataan yang paling banyak disetujui fans adalah kebanggaan ketika pemain lokal akademi menembus tim utama, dengan skor 4,74 dari 5. Angka ini lebih tinggi dibanding rasa bangga pada pemain akademi non-lokal.
Namun, realitas sepakbola modern membuat prioritas bergeser. Sporting director dan pelatih lebih memilih hasil instan ketimbang mempertahankan kebanggaan lokal.
Akibatnya, identitas komunitas yang dulu menjadi kekuatan klub kian tergerus. Dan ketika Premier League makin global, pertanyaan terbesar pun muncul: apakah sesuatu yang berharga sedang hilang dari wajah asli sepakbola Inggris?
Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9339925/original/070710100_1788435101-HOAX__10_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302730/original/042892700_1784605254-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-21T103804.683.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9262464/original/038832300_1783158897-1001427620.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9334946/original/033690300_1787906817-cek_fakta_bank_mandiri.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5325684/original/098655500_1756012534-foden.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9342061/original/095384100_1788747455-gabriel.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9341977/original/067456900_1788712578-000_C7H44M8.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9325671/original/048512100_1786895850-AP26228549953026.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3477460/original/005190900_1623228647-england.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1411698/original/040353100_1479708120-Inggris.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1409803/original/055774900_1479463912-manchester-united.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1315849/original/026065800_1470996291-Manchester-City-Crest__3_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1316067/original/044091200_1471006308-Liverpool_FC.svg.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259355/original/004715900_1781496640-017772000_1777904092-ChatGPT_Image_4_Mei_2026__21.08.30.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1316037/original/089486600_1471003693-Chelsea_FC.svg.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9341977/original/067456900_1788712578-000_C7H44M8.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9342007/original/080757500_1788737688-carrick.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5258608/original/022610900_1750392702-Pablo_Barrios.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1776134/original/064656500_1511191072-000_DV1962250.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9336103/original/045016600_1788126175-bruno.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3901803/original/097711300_1641991403-000_9NH9DY.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9325671/original/048512100_1786895850-AP26228549953026.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9341979/original/048819600_1788714571-AP26249534963891.jpg)