Jack Grealish dan Kreasi 4 Assist: Kebetulan Statistik atau Kebangkitan Sang Playmaker?

/Jack Grealish tampil gemilang di awal musim bersama Everton dengan torehan empat asis. Apakah ini tanda kebangkitan kariernya setelah meredup di Manchester City?

Diperbarui 12 September 2025, 09:53 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Berbanding terbalik, Moyes lebih senang membangun permainan dari transisi. Everton menutup ruang di tengah saat bertahan, lalu melepaskan Grealish untuk mengeksploitasi ruang ketika bola direbut. Di sinilah kebebasan Grealish tampak jelas, karena ia diperbolehkan mengambil risiko yang dulu tak sejalan dengan filosofi Guardiola.

Dampak Langsung di Everton

Di Everton, Grealish kembali menjadi pemain kunci di sisi kiri. Meski masih menghadapi tekanan lawan yang berlapis, kini ia punya opsi lebih berani untuk menembus pertahanan. Contoh nyata terlihat saat melawan Wolves, ketika ia memulai dengan umpan sederhana lalu langsung mencari ruang kembali untuk melepaskan tembakan.

Selain kontribusi langsung berupa asis, Grealish juga tetap menjadi magnet pelanggaran. Catatan 485 foul yang diterimanya sejak 2019/20 membuktikan ia selalu jadi sasaran lawan. Everton jelas diuntungkan, mengingat mereka termasuk tim terbaik dalam memanfaatkan situasi bola mati musim lalu.

Gabungan kreativitas, keberanian, dan peran penting dalam skema transisi menjadikan Grealish elemen vital. Tidak heran jika banyak yang menyebut perpindahan ini sebagai "match made in heaven" antara pemain dan klub.

Pindah ke Everton bisa menjadi titik balik karier Grealish. Setelah lama terkungkung dalam sistem ketat City, kini ia kembali menikmati kebebasan yang pernah membesarkannya di Aston Villa.

 
 

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Richard Andreas LuturmasTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan