Sukses Ganda di Piala Asia Woodball 2025, Indonesia Banjir Pujian

Indonesia sukses menjadi tuan rumah sekaligus juara umum di Piala Asia Woodball 2025 yang berlangsung di Megamendung, Bogor.

OlehThomas
Diperbarui 27 Agustus 2025, 06:56 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Woodball Berkembang di Indonesia

Ketua Umum Indonesia Woodball Association (IWbA), Aang Sunadji, menyebut keberhasilan ini bukan hanya prestasi, tetapi juga cermin berkembangnya kekuatan woodball di Tanah Air.

“Indonesia berhasil menjadi juara umum di Asian Cup maupun Indonesia Open. Menariknya, bukan hanya tim nasional, tetapi juga atlet-atlet dari provinsi yang mampu unjuk gigi. Ini menunjukkan pemerataan kualitas dan semakin ketatnya persaingan di dalam negeri. Ke depan, kita bahkan tidak perlu jauh-jauh mencari sparing partner ke luar negeri,” kata Aang.

Di balik keberhasilan tersebut hadir dukungan sektor swasta yang konsisten mengawal perkembangan woodball. Aice Group, sebagai Official Ice Cream Partner Indonesia Woodball Association (IWbA), menjadi sponsor utama 13th Asian Cup Woodball Championship 2025 sekaligus Aice 7th Indonesia Open Woodball 2025 yang digelar beruntun pada 19–24 Agustus di Bogor.

“Woodball mungkin belum sepopuler cabang olahraga lain, tetapi kami melihat potensi besarnya. Indonesia telah membuktikan diri di kancah Asia, dan kami yakin dengan dukungan berkelanjutan, olahraga ini bisa mendunia. Atlet tidak boleh berjuang sendiri, sektor swasta harus ikut mengambil peran,” ujar Senior Brand Manager Aice, Sylvana Zhong

Selanjutnya di Chinese Taipei

Sementara itu, pada penutupan kejuaraan, bendera tuan rumah resmi diserahkan kepada Chinese Taipei yang akan menjadi penyelenggara Asian Cup berikutnya pada 2027. Aang menegaskan bahwa Indonesia siap berbagi pengalaman dengan negara lain yang ingin mengadopsi standar penyelenggaraan seperti di Bogor.

“Saya senang sekali melihat Chinese Taipei terpilih. Intinya, ukuran kesuksesan sebuah kompetisi adalah bagaimana pertandingan berjalan lancar dan berkualitas. Sisanya, seremoni hanya pelengkap. Banyak delegasi woodball negara lain menjadikan kemeriahan Indonesia sebagai patokan. Mereka kaget, tapi dalam arti positif, dan sangat senang dengan hospitality yang kami berikan. Indonesia terbuka, kapan pun dibutuhkan, kami siap berbagi. Kami tidak akan menyembunyikan ilmu,” tutup Aang.

 

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
ThomasTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan