Feyenoord Bakal Tandang ke Markas Fenerbahce, Jose Mourinho: Selamat Datang di Neraka

Skuad Fenerbahce asuhan Jose Mourinho mengalami kekalahan atas Feyenoord pada leg pertama kualifikasi ronde ketiga Liga Champions. Meski begitu, pelatih asal Portugal tersebut tetap optimis timnya akan lolos di leg kedua nanti.

Diperbarui 10 Agustus 2025, 23:22 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Fenerbahce telah memainkan laga leg pertama kualifikasi ronde ketiga Liga Champions 2025/2026. Tim asuhan Jose Mourinho tersebut harus takluk di hadapan wakil Belanda Feyenoord.

Pertandingan yang digelar di De Kuip pada tengah pekan berakhir dengan skor 2-1 untuk kemenangan tuan rumah. Skuad asuhan Robin van Persie berhasil mencuri gol di menit-menit akhir dan memastikan kemenangan.

“Babak pertama (pertandingan) lebih condong ke arah mereka,” ungkap Mourinho di akhir laga. “Babak kedua tidak lebih condong ke arah kami, itu (penguasaan) adalah milik kami sepenuhnya.”

Pelatih berusia 62 tahun tersebut mengaku tetap optimis anak asuhnya dapat membalikkan keadaan di leg kedua. Meski Feyenoord bermain dengan sangat baik, Mourinho meyakini tetap ada kesempatan bagi timnya untuk lolos ke babak utama Liga Champions.

Mourinho percaya pada atmosfer yang akan dihadirkan oleh para suporter Fenerbahce di leg kedua. Sebagai tim lawan, ia memperingatkan Feyenoord untuk menyiapkan tenaga dan mental pada pertarungan selanjutnya.

Selalu tak Beruntung di Leg Pertama

Sebagai pelatih yang telah mencicipi persaingan sepak bola selama 25 tahun, Mourinho mengakui bahwa keberuntungan selalu tak berpihak padanya apabila memainkan laga leg pertama.

“Apakah kamu tahu aku tidak pernah menang di stadion ini (Feyenoord)?” ujar Mourinho. “Aku menang di leg kedua, tapi aku tak percaya hal takhayul.”

Skuad Fenerbahce bisa bernafas lega sebab mereka hanya kalah dengan defisit satu gol di pertandingan pembuka. Jadi, pertandingan leg kedua di kandang mereka nanti dapat jadi sedikit lebih mudah.

Meski begitu, Mourinho tetap puji performa apik Feyenoord dan setujui bahwa mereka memang layak memenangkan laga pertama pada Kamis (7/8/2025) lalu.

Optimis Menangkan Leg Kedua

Pelatih berkebangsaan Portugal tersebut hanya meminta anak asuhnya untuk menang dan memberikan tekanan ke Feyenoord pada leg kedua, Rabu (13/8/2025) mendatang.

“Kami tidak perlu menang 3-0, 4-0, kita perlu menang dengan satu gol, dan selanjutnya kami punya babak perpanjangan waktu,” kata Mourinho.

Skuad Fenerbahce diminta Mourinho untuk tetap menghargai lawan, namun juga perlu optimis bahwa mereka mampu untuk menang. “Tentu saja saya menghormati mereka (Feyenoord). Tapi perasaan saya adalah kami bisa (untuk menang),” beber Mourinho.

Tentunya, Feyenoord juga akan datang dengan misi mempertahankan keunggulan dan tak biarkan skuad Mourinho mengalahkan mereka.

Selamat Datang di Neraka

Fenerbahce memiliki keuntungan signifikan di leg kedua nanti, sebab pertandingan akan berlangsung di kandang mereka. Seperti yang diketahui, suporter Turki terkenal akan fanatisme mereka dan siap memberi teror ke lawan yang bertandang.

Pemandangan tak jauh berbeda diprediksi akan tersaji kala Feyenoord bertandang pada leg kedua nanti. Untuk itu, mereka diminta tak hanya menyiapkan fisik, namun juga mental, demi menjaga kewarasan sepanjang 90 menit pertandingan.

“Jadi, selamat datang di Istanbul, selamat datang di Kadikoy, selamat datang di neraka,” ujar Mourinho menyambut skuad Feyenoord.

Siapapun yang memenangi laga pada Rabu (13/8/2025) nanti, berhak lolos ke babak kualifikasi selanjutnya yaitu play-off. Setelahnya, mereka akan tampil di babak utama apabila memenangi fase tersebut.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Menanti Magis Bintang Nomor 10 di Semifinal Piala Dunia 2026

Deniz Akbar, Harley IkhsanTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan