10 Tahun dan 1 Trofi: Son Heung-min Tinggalkan Tottenham dengan Kepala Tegak

Son Heung-min secara emosional mengumumkan ingin meninggalkan Tottenham setelah 10 tahun. Ia dikaitkan dengan kepindahan ke MLS dan buka suara soal alasannya.

Diterbitkan 02 Agustus 2025, 22:40 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Persaingan di lini depan juga semakin ketat. Spurs merekrut Mathys Tel dari Bayern Munich dan mempermanenkannya musim ini. Tel kerap dimainkan di sayap kiri, posisi yang selama ini diisi Son.

Selain itu, ada Wilson Odobert yang bisa bermain di kedua sisi, serta Mikey Moore yang sedang dipinjamkan ke Rangers namun digadang-gadang sebagai bintang masa depan.

Alasan di Balik Kepergian Son: Tantangan Baru dan Misi Piala Dunia

Son menjelaskan secara langsung alasan kepergiannya dalam konferensi pers. Ia menyebut bahwa dirinya merasa sudah mencapai semua yang bisa ia raih bersama Tottenham. Ia membutuhkan tantangan baru dan lingkungan berbeda untuk memotivasi diri lebih jauh.

“Saya datang ke London Utara sebagai anak muda 23 tahun yang tidak bisa bahasa Inggris. Kini saya pergi sebagai seorang pria,” ujar Son dengan suara berat. “Saya merasa ini saat yang tepat untuk perubahan. Sepuluh tahun adalah waktu yang panjang.”

Meski belum menyebut nama klub tujuan, Son mengisyaratkan keinginannya bermain reguler demi persiapan Piala Dunia 2026 yang akan digelar di AS, Kanada, dan Meksiko. Dalam konteks ini, MLS menjadi opsi ideal untuk mempertahankan performa dan kebugarannya.

Ia juga menekankan bahwa keputusan ini bukanlah hal mudah. “Ini adalah keputusan tersulit dalam karier saya. Saya hanya ingin orang-orang memahami dan menghormati keputusan ini,” ungkapnya menutup sesi.

 
 

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Richard Andreas LuturmasTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan