Persaingan Sengit Pembalap Elite Tersaji di Seri 2 Indonesian Downhill 2025, Ada Kejutan Baru

Indonesian Downhill 2025 akan menghadirkan sesuatu yang baru. Di arena yang sama dengan seri 2, digelar Indonesian Cross-country.

OlehThomas
Diterbitkan 02 Agustus 2025, 07:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Pembalap wajib menyelesaikan beberapa putaran di sirkuit dan yang pertama yang mencapai garis finish keluar sebagai juara.

Meski perdana, kejuaraan 76 Indonesian Cross-country 2025 sudah terdaftar dalam agenda resmi Union Cycliste Internationale (UCI) kategori Class 2 (C2), sehingga setiap rider yang bersaing juga bakal mendulang poin internasional. Dengan penyelenggaraan berlevel C2, siapapun yang menjadi juara akan mendapat 30 poin di ranking UCI. Lalu, untuk runner-up mendapat 20 poin dan peringkat ketiga memperoleh 15 poin.

Aditya menyebut sejumlah nama besar pembalap cross-country nasional juga sudah mengonfirmasi akan meramaikan persaingan di Lereng Gunung Merapi, mulai dari Zaenal Fanani dari Thrill Factory Team, Sayu Bela dan Feri Yudoyono dari Asia Union TCS, serta masih banyak lagi.

Total ada 9 kelas yang akan dilombakan dalam 76 Indonesian Cross-Country di Bukit Klangon.

“Meski baru pertama kali untuk XC, target kami adalah menghadirkan kejuaraan sebaik mungkin, sesuai dengan standar regulasi UCI. Bahkan, dengan adanya peluang meraih poin internasional diharapkan dapat menjadi penyemangat ekstra buat para rider mengingat minimnya kejuaraan XC berlisensi UCI di Indonesia,” imbuhnya.

Persaingan Kelas Elite

Kelas Men Elite akan kembali menjadi sorotan utama dalam perebutan gelar juara umum 76 Indonesian Downhill 2025. Andy Prayoga masih bercokol di posisi teratas standing points setelah berhasil mengamankan 240 poin di seri pertama yang berlangsung di Ternadi Bike Park, Kudus.

Namun Andy harus ekstra waspada lantaran downhiller andalan 76 Rider DH Squad Khoiful Mukhib menempel ketat di bawahnya, terpaut tipis 10 poin.

Menghadapi persaingan di seri kedua kejuaraan bergengsi nasional ini, Andy Prayoga mengaku tetap percaya diri mampu menjaga keunggulan poinnya. Berbagai persiapan dilakukan downhiller asal Jepara yang punya catatan manis meraih juara di Bukit Klangon pada kejuaraan yang sama tahun lalu ini.

“Di seri kedua 76 Indonesian Downhill 2025, saya akan menggunakan sepeda yang berbeda. Dengan tunggangan baru ini membuat saya semakin bersemangat dan optimistis untuk mengulang pencapaian tahun lalu saat menjadi juara di Bukit Klangon. Saya terus konsisten berlatih, menjaga kondisi fisik, melakukan persiapan sebaik mungkin,” ujar Andy.

 

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
ThomasTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan