Regulasi Pemain Asing BRI Super League Kembali Berubah, Ini Rinciannya

Kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia, kini bernama BRI Super League, akan menerapkan regulasi baru pemain asing dan muda demi kemajuan sepak bola nasional. Apa saja perubahannya?

Diperbarui 28 Juli 2025, 17:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Selain itu, perubahan regulasi ini juga didasari oleh kesepakatan bahwa kebutuhan tim nasional adalah hal yang sangat penting untuk direalisasikan, sehingga pemain lokal memiliki panggung lebih luas.

Komitmen Terhadap Pemain Muda: Dukungan untuk Tim Nasional

Selain regulasi pemain asing, I-League juga memastikan tidak ada perubahan pada regulasi terkait pemanfaatan pemain muda U-23 di BRI Super League. Komitmen terhadap pengembangan pemain muda tetap menjadi prioritas utama. Setiap klub tetap diwajibkan mendaftarkan sekurang-kurangnya lima pemain dengan usia di bawah 23 tahun.

Lebih lanjut, regulasi ini juga mewajibkan salah satu pemain U-23 yang didaftarkan untuk bermain minimal 45 menit atau satu babak di setiap pertandingan. Aturan ini bertujuan untuk memastikan bahwa pemain muda mendapatkan menit bermain yang cukup dan pengalaman di level kompetitif. Ini adalah langkah konkret untuk mempercepat proses kematangan dan pengembangan mereka.

Untuk memastikan keselarasan dengan kebutuhan tim nasional, pemain U-23 yang didaftarkan harus kelahiran tahun 2003. Ketentuan ini menunjukkan bagaimana liga berupaya mendukung program tim nasional dengan menyediakan platform bagi pemain muda yang sesuai dengan proyeksi masa depan. Komitmen ini diharapkan dapat terus melahirkan generasi pemain berbakat yang siap membela Garuda di kancah internasional.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Harley IkhsanTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan