Deretan Momen Penyerahan Trofi Paling Aneh dalam Sejarah Sepak Bola, Termasuk Donald Trump Menyusup di Perayaan Chelsea

Chelsea baru saja menjuarai turnamen musim panas edisi terbaru setelah mengalahkan PSG dengan skor mencolok 3-0. Namun, perhatian publik justru tertuju pada kejadian tak biasa saat seremoni penyerahan trofi.

Diperbarui 16 Juli 2025, 15:02 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Chelsea baru saja menjuarai turnamen musim panas edisi terbaru setelah mengalahkan PSG dengan skor mencolok 3-0. Namun, perhatian publik justru tertuju pada kejadian tak biasa saat seremoni penyerahan trofi.

Momen itu menjadi viral ketika presiden Amerika Serikat Donald Trump tiba-tiba muncul di atas panggung dan enggan turun. Wajah bingung para pemain seperti Reece James dan Cole Palmer mempertegas keganjilan situasi.

Trump berdiri tepat di samping kapten Chelsea saat trofi diangkat ke udara. Penampilannya dianggap mengganggu dan tak selaras dengan suasana selebrasi juara.

Tentu saja ini bukan kali pertama acara penyerahan trofi berubah jadi kekacauan kecil. Dunia sepak bola menyimpan beberapa kisah serupa yang tak kalah nyeleneh.

Berikut ini enam momen penyerahan trofi paling aneh dan membingungkan yang pernah terjadi dalam sejarah sepak bola.

1. Lionel Messi dan Jubah Qatar di Piala Dunia 2022

Lionel Messi telah lama dibayangkan mengangkat trofi Piala Dunia oleh para penggemarnya. Momen itu akhirnya terjadi pada Desember 2022 saat Argentina menjuarai turnamen.

Namun, saat mengangkat trofi, Messi tidak mengenakan seragam biru-putih khas Argentina. Ia diminta mengenakan bisht, jubah tradisional Arab, saat menerima penghargaan dari FIFA dan panitia lokal.

Pemberian jubah tersebut menimbulkan berbagai reaksi karena dilakukan di momen paling bersejarah dalam karier Messi. FIFA dan tuan rumah Qatar menjadi sorotan atas keputusan yang disebut mengganggu simbolisme murni dalam dunia sepak bola.

2. Payung Vladimir Putin di Final Piala Dunia 2018

Piala Dunia 2018 yang digelar di Rusia berlangsung tanpa banyak kontroversi di lapangan. Namun, penyelenggaraannya tetap menyimpan cerita menarik di luar pertandingan.

Salah satunya terjadi saat seremoni penyerahan trofi di Stadion Luzhniki, Moskow. Hujan deras mengguyur para pejabat yang hadir di panggung penghargaan.

Dari semua tamu penting, hanya Vladimir Putin yang mendapat perlindungan payung. Presiden Prancis Emmanuel Macron dan Presiden FIFA Gianni Infantino tampak basah kuyup di sampingnya.

3. Trofi Jules Rimet yang Disembunyikan di Final Piala Dunia 1950

Final Piala Dunia 1950 di Maracana berakhir dengan kejutan besar setelah Uruguay menundukkan Brasil 2-1. Di hadapan 173 ribu penonton, euforia cepat berubah jadi kemarahan massal.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Uruguay pun sempat mengangkat trofi Jules Rimet dengan penuh kebanggaan. Namun tak lama kemudian, petugas FIFA buru-buru mengambil trofi tersebut dan menyembunyikannya. Langkah cepat itu diambil untuk menghindari kerusuhan yang mungkin pecah di stadion. Trofi Piala Dunia itu hanya sempat “tampil” sekejap di tengah kekacauan Maracana.

Halaman
Show All
Aga Deta AndityaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan