“Seharusnya Salomon Kalou yang mengambil penalti terakhir, tapi John [Terry] mengambil kesempatan itu darinya. Saya pikir kami kalah karena sepak bola kadang sangat kejam, dan jika Anda tidak melakukan hal dengan benar, Anda akan dihukum,” tambahnya.
Makelele tak menyembunyikan kekesalannya, “Saya sangat marah saat dia gagal mengeksekusi penalti itu karena saya tahu banyak pemain muda takkan dapat kesempatan seperti ini lagi. Dia seharusnya jadi pemimpin dan melakukan yang terbaik untuk tim. Namun, dia mencoba jadi pahlawan. Kalau saja dia tahu, dia akan menjadi pahlawan karena akan mengangkat trofi itu.”
Air Mata di Tengah Hujan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1336169/original/007364000_1472900885-Zhao-Lina-1.jpg)
Saat bola Terry membentur tiang setelah ia terpeleset di tanah basah Luzhniki, mimpi Chelsea hancur seketika. Di sisi lain, Manchester United akhirnya merayakan gelar Eropa ketiga mereka setelah Edwin van der Sar menggagalkan penalti Anelka. Namun, yang membekas dari malam itu bukan hanya perayaan Setan Merah, melainkan wajah John Terry yang terisak di bawah guyuran hujan.
Hampir dua dekade berlalu, Terry mengenang malam itu dalam sebuah podcast pada 2024. “Saya hanya ingat berdiri melihat ke luar jendela hotel di Moskow, lantai 25, hanya melihat keluar. Bertanya, ‘Kenapa? Kenapa saat itu? Kenapa mulai hujan? Kenapa saya terpeleset?’ Semua hal itu terus berputar di kepala,” ungkapnya.
Yang lebih menyakitkan baginya adalah pertandingan bersama Timnas Inggris hanya tiga hari setelah kegagalan itu. “Saya mencetak gol sundulan dari luar kotak penalti melawan Amerika Serikat di Wembley, dan itu mungkin momen tersulit. Karena kalau saya bisa menukar satu gol dalam karier saya, itu yang akan saya tukar,” ujar Terry. “Saya mencetak sundulan dari jarak 18 yard dan setelah pertandingan itu benar-benar menghancurkan saya.”
Pelajaran dari Gagal Jadi Pahlawan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/127604/original/img_rio-terry-120509.jpg)
Banyak yang melihat kegagalan Terry sebagai kutukan, tapi sejatinya ini juga tentang ego dan keputusan. Dalam tekanan, pemimpin sejati seharusnya memikirkan tim, bukan kejayaan pribadi. Terry tak sendirian bersalah—Anelka pun gagal. Namun, sejarah selalu tajam terhadap simbol, dan malam itu, Terry adalah simbol kekalahan.
Sebagian orang menganggapnya tragedi, sebagian lagi menyebutnya karma. Namun, dalam sepak bola, garis antara pahlawan dan pesakitan begitu tipis. Satu langkah, satu detik, satu keputusan, bisa membentuk kenangan yang melekat selamanya.
Chelsea akhirnya meraih gelar Liga Champions empat tahun kemudian. Namun, malam di Moskow tetap jadi luka tersendiri. Ini bukan hanya karena trofi yang gagal diraih, tetapi karena itu adalah malam di mana seorang kapten terpeleset di panggung terbesar dan kehilangan kesempatan menjadi legenda sejati.
Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5548679/original/027938400_1775547751-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-04-07T112519.017.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8475678/original/062240100_1782386179-cek_fakta_bansos_PKH_-_2026.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294561/original/045730600_1783843861-cek_fakta_-_pemutihan_pajak_kendaraan_gratis_2026.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294353/original/011938600_1783830677-cek_fakta_-_bansos_pkh_juli.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1465938/original/078649900_1483949845-John_Terry_2008_Penalty__AFP_-_Frank_Fife_.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1316037/original/089486600_1471003693-Chelsea_FC.svg.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1409803/original/055774900_1479463912-manchester-united.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3442604/original/068177900_1619627432-Logo_Liga_Champions.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294169/original/097035400_1783819062-ing7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261470/original/080593900_1781707583-haaland.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294474/original/094305800_1783838406-063_2285709844.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294171/original/030534100_1783819063-ing9.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262483/original/075097700_1781805987-Argentina_s_Lionel_Messi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294699/original/022281100_1783851743-England_s_Harry_Kane__left__Jude_Bellingham__center__and_Morgan_Rogers.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294548/original/063184200_1783843237-063_2285693617.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294309/original/057015000_1783829242-ar13.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294340/original/000872600_1783830200-000_B9XN79R.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294301/original/036531900_1783829241-ar5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294318/original/065079400_1783829517-063_2285706113.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294280/original/068914000_1783828183-063_2285710148.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5536337/original/044564900_1774321203-AP26080721513734.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5492357/original/057457800_1770171333-AP26034797368972.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5533886/original/082154900_1773790844-000_A3NV4PN.jpg)