Pelatih Timnas Putri Indonesia Masih Buka Pintu buat Pemain yang Pernah Batal Dinaturalisasi

Pelatih timnas putri Indonesia Satoru Mochizuki menyiratkan masih ada pintu terbuka buat Djenna de Jong dinaturalisasi setelah sang pemain sebelumnya batal menjadi WNI.

Diterbitkan 26 Juni 2025, 21:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Pelatih timnas putri Indonesia Satoru Mochizuki rupanya masih membuka peluang memakai jasa pemain diaspora Djenna de Jong dalam skuad racikannya.

Pria asal Jepang itu mengaku dirinya secara pribadi memang sempat menantikan kehadiran sang penggawa.

Alhasil dia kini menyiratkan tak menutup pintu jika Djenna kembali menjalani proses naturalisasi. Apalagi, sang penggawa sudah sempat datang jauh-jauh ke Jepang demi mengikuti pemusatan latihan Garuda Pertiwi.

"Saya pribadi memang sudah menantikan dia (Djenna de Jong)," ujar Satoru Mochizuki jelang di sela-sela latihan timnas putri Indonesia jelang Kualifikasi Piala Asia Wanita 2026 di Tangerang, Rabu (25/6/2025) lalu, sebagaimana dilansir dari Antara.

"Waktu itu dia bahkan sempat datang jauh-jauh ke Jepang untuk mengikuti pemusatan latihan. Namun karena mengalami cedera lutut, belum memungkinkan untuk latihan. Makanya waktu itu belum jadi," tambahnya.

Penyebab Djenna de Jong Batal Dinaturalisasi

Adapun Djenna de Jong memang sempat digadang-gadang bakal jadi diaspora selanjutnya yang dinaturalisasi setelah timnas putri Indonesia kedatangan Estella Loupatty dan Noa Leatomu.

Sayangnya, proses tersebut batal diselesaikan. Menurut laporan Antara, PSSI ketika itu menyiratkan menyebut pemain jebolan kompetisi Jerman belum masuk skema Mochizuki.

Tak tuntasnya proses naturalisasi ini, oleh federasi, dianggap sebagai hal wajar dan pernah terjadi sebelumnya.

Pasalnya, kedatangan pemain juga bergantung pada standar atau keinginan pelatih, selain dari komitmen PSSI bersikap transparan dalam membangun tim.

Masih Buka Peluang

Terlepas dari kegagalan sebelumnya, Saotru Mochizuki menyatakan masih sangat terbuka untuk mengundang kembali pemain-pemainnya agar mengikuti TC.

Dia juga mengeklaim tak menutup pintu akan naturalisasi lagi, jika memang disetujui oleh semua pihak.

"Kami juga membuka kemungkinan proses naturalisasi, jika memang semua pihak setuju," kata Mochizuki lagi, dilansir dari Antara.

Sementara itu, timnas putri Indonesia sendiri belum lama ini kedatangan empat pemain naturalisasi baru setelah Estella dan Noa. Mereka adalah Iris Joska de Rouw, Emily Julia Frederica Nahon, Felicia Victoria de Zeeuw, dan Isa Guusje Warps.

Kuartet pemain tersebut telah dipanggil ke TC Garuda Pertiwi dan ambil bagian dalam sesi latihan timnas putri Indonesia sebagai persiapan jelang Kualifikasi Piala Asia Wanita 2026 yang bakal berlangsung di Indomilk Arena, Tangerang.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Jerman Tersingkir di 32 Besar Piala Dunia 2026, DFB Wajib Pecat Julian Nagelsmann!

Theresia Melinda Indrasari, ThomasTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan