Guardiola Kepincut Sepak Bola Amerika Selatan: Kenapa Tidak?

Pep Guardiola mengaku terbuka melatih di Amerika Selatan usai mengagumi semangat dan kultur sepak bola Brasil, Argentina, hingga Uruguay di Club World Cup 2025.

Diperbarui 24 Juni 2025, 23:42 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Meski sudah empat kali memenangkan turnamen ini sebagai pelatih, Guardiola tetap menegaskan bahwa ia ingin tampil maksimal di edisi kali ini. “Saya ingin menikmatinya karena kesempatan ini datang hanya sekali setiap empat tahun,” ucapnya.

Guardiola juga menyebut bahwa atmosfer dan makna emosional dari turnamen ini di Amerika Selatan jauh lebih besar, dan itu menjadi bagian dari daya tarik mengapa dirinya mengagumi kultur sepak bola di sana.

Guardiola Siap Rotasi, Tapi Ingin Skuat Lebih Ramping

Menjelang laga berikutnya melawan Al Ain, Guardiola memastikan akan merotasi semua pemain outfield miliknya. Ia ingin memberi kesempatan bermain merata sekaligus menjaga kebugaran tim.

Meski begitu, pelatih asal Spanyol itu mengulang pernyataannya soal kebutuhan akan skuat yang lebih ramping. Menurutnya, memiliki terlalu banyak pemain hanya akan menciptakan ketidakpuasan di ruang ganti karena banyak yang jarang dimainkan.

“Saya tidak ingin enam atau tujuh pemain hanya duduk di rumah karena tak masuk skuad. Itu tak baik bagi mereka,” jelasnya. “Saya ingin semua pemain merasa penting dan terlibat, dan itu hanya bisa terjadi jika jumlahnya tidak terlalu banyak.”

Salah satu nama yang disebut-sebut bakal hengkang adalah Ilkay Gundogan. Namun Guardiola menegaskan bahwa sampai saat ini gelandang asal Jerman itu masih menjadi bagian penting dalam rencananya.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Richard Andreas LuturmasTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan