Reaksi Cristiano Ronaldo di Adu Penalti Final UEFA Nations League: Tak Berani Lihat, Langsung Menangis Usai Portugal Juara

Air mata tak bisa disembunyikan dari wajah Cristiano Ronaldo saat Portugal memastikan kemenangan dramatis atas Spanyol dalam final UEFA Nations League 2025, Senin (9/6/2025) dini hari WIB.

Diperbarui 09 Juni 2025, 09:20 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Air mata tak bisa disembunyikan dari wajah Cristiano Ronaldo saat Portugal memastikan kemenangan dramatis atas Spanyol dalam final UEFA Nations League 2025, Senin (9/6/2025) dini hari WIB.

Laga sengit di Allianz Arena, Munchen yang berakhir dengan skor 2-2 itu harus ditentukan lewat adu penalti, di mana Portugal keluar sebagai juara dengan skor 5-3.

Ronaldo sempat mencetak gol penyeimbang di babak kedua yang membuat skor menjadi 2-2, sebelum akhirnya ditarik keluar karena mengalami masalah pada kakinya.

Keputusan pelatih Roberto Martinez untuk mengganti Ronaldo sempat membuat publik cemas, namun Portugal tetap mampu menjaga asa hingga babak adu penalti.

Reaksi Cristiano Ronaldo

Meski tidak terlibat langsung dalam babak tos-tosan karena ditarik keluar menjelang akhir waktu normal akibat cedera, Ronaldo menjadi salah satu figur paling emosional usai laga berakhir.

Dari bangku cadangan, sang kapten berusia 40 tahun mengikuti jalannya laga dengan sorotan mata penuh ketegangan, bahkan sempat menutup wajahnya di punggung rekan setimnya, Diogo Dalot, saat momen adu penalti berlangsung.

Penentuan nasib berlangsung menegangkan. Kedua tim sama-sama sukses mengeksekusi tiga penalti pertama, hingga datang giliran penendang keempat Spanyol, Alvaro Morata.

Tendangan Morata berhasil ditepis oleh penjaga gawang Portugal, Diogo Costa, yang tampil gemilang sepanjang laga.

Tangis Cristiano Ronaldo

Momen penentuan pun jatuh ke tangan Ruben Neves—penendang kelima Portugal, yang biasanya menjadi milik Ronaldo. Neves sukses menjalankan tugasnya dengan sempurna, membuat Portugal unggul dan memastikan gelar juara.

Tangis Ronaldo pun seketika pecah. Ia langsung bersujud cukup lama sebelum berjalan ke lapangan dan memeluk rekan-rekannya dengan penuh emosi.

Ini menjadi gelar internasional ketiga bagi Ronaldo bersama Timnas Portugal, setelah Euro 2016 dan UEFA Nations League edisi pertama pada 2019. Meski usianya tak lagi muda, legenda hidup sepak bola itu menunjukkan bahwa semangatnya untuk membela negaranya tetap menyala.

Dengan trofi ini, Cristiano Ronaldo sekali lagi menegaskan statusnya sebagai salah satu pemain terbesar sepanjang masa—bukan hanya karena jumlah gol dan rekor yang ia torehkan, tetapi juga karena dedikasi, kepemimpinan, dan cintanya yang tak pernah pudar pada seragam Portugal.

Sumber: beIN Sports

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Debut Senior Faris Abdul Hafizh Bersama Persib di Piala Presiden 2026

Ari Rachman PrayogaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan