Kenapa Bruno Fernandes Tak Mau Gagal Lagi di Final Eropa?

Di balik perjalanan inkonsisten MU musim ini, satu nama tetap bersinar, yakni Bruno Fernandes. Sang kapten mencetak tujuh gol di kompetisi ini dan jadi motor utama Setan Merah mencapai partai puncak. Dia punya misi pribadi yang belum selesai.

Diperbarui 20 Mei 2025, 14:20 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Final Liga Europa 2024/2025 mempertemukan dua tim Inggris yang sedang mencari pelipur lara. Manchester United akan menghadapi Tottenham di San Mames, Bilbao, pada Kamis, 22 Mei 2025 pukul 02.00 WIB. Pertandingan ini bukan sekadar perebutan trofi, tapi juga soal mengakhiri musim dengan kepala tegak.

Di balik perjalanan inkonsisten MU musim ini, satu nama tetap bersinar, yakni Bruno Fernandes. Sang kapten mencetak tujuh gol di kompetisi ini dan jadi motor utama Setan Merah mencapai partai puncak. Dia punya misi pribadi yang belum selesai.

Final ini adalah kesempatan kedua bagi Bruno setelah gagal di edisi 2021. Saat itu, MU kalah dari Villarreal lewat adu penalti. Kini, dengan ban kapten di lengannya, dia ingin menulis akhir yang berbeda.

Kepemimpinan yang Tak Mengubah Jati Diri Bruno Fernandes

Bruno Fernandes tak melihat ban kapten sebagai beban. Sebaliknya, dia menganggap ini sebagai tanggung jawab yang membanggakan. "Saya tidak merasa tertekan — saya merasa punya tanggung jawab dan kebanggaan yang besar. Ini tekanan yang positif," ucapnya, seperti dilansir UEFA.com.

Menurut Bruno, kepemimpinan tak mengubah cara dia bermain atau bersikap. "Apakah saya memakai ban kapten atau tidak, saya tetap membantu rekan-rekan saya, tetap bermain dengan cara saya, dan tetap merasakan permainan dengan intensitas yang sama," katanya. Kepemimpinan, baginya, adalah tentang konsistensi dalam memberi segalanya untuk tim.

Pelatih melihat sesuatu dalam dirinya yang layak memimpin. Itu dibalas Bruno dengan dedikasi penuh, baik saat tim di atas maupun terpuruk. Baginya, menjadi kapten bukan soal simbol, tapi soal tindakan.

Misi Pribadi Bruno Fernandes di Eropa

Bruno Fernandes mengakui bahwa musim ini tak berjalan sesuai harapan di liga domestik. Liga Europa adalah kesempatan untuk menyelamatkan musim. "Kami tahu kami tidak menjalani musim terbaik di liga, tapi pada tanggal 21 nanti, kami punya kesempatan untuk menjuarai kompetisi Eropa," ujarnya.

Bruno menegaskan bahwa tidak semua pemain punya peluang seperti ini. "Ini kesempatan bagus bagi kami untuk bisa memenangkan trofi bagi klub ini. Kami tahu betapa pentingnya trofi bagi klub ini dan betapa terbiasanya mereka dengan itu," ucapnya.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Dia pun masih menyimpan luka dari final 2021. "Saya pernah main di final dan gagal. Saya harap kali ini menjadi keberuntungan yang kedua," kata Bruno penuh harap.

Halaman
Show All
Gia Yuda PradanaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan