Kenapa Bruno Fernandes Tak Mau Gagal Lagi di Final Eropa?

Di balik perjalanan inkonsisten MU musim ini, satu nama tetap bersinar, yakni Bruno Fernandes. Sang kapten mencetak tujuh gol di kompetisi ini dan jadi motor utama Setan Merah mencapai partai puncak. Dia punya misi pribadi yang belum selesai.

Diperbarui 20 Mei 2025, 14:20 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Dia pun masih menyimpan luka dari final 2021. "Saya pernah main di final dan gagal. Saya harap kali ini menjadi keberuntungan yang kedua," kata Bruno penuh harap.

Luka Lama dan Pelajaran Berharga dari Final Liga Europa 2021

Kekalahan dari Villarreal di final 2021 membekas dalam benak Bruno. "Itu mengecewakan. Villarreal pantas menang, tapi kami juga pantas jika menang," ujarnya. Laga berjalan ketat dan minim peluang, seperti banyak final lainnya.

Bruno menganggap kekalahan sebagai proses belajar. "Seperti di setiap pertandingan yang kami kalah atau tidak menang, selalu ada hal yang bisa dipelajari," ucapnya. Dia menarik pelajaran dari kekalahan lain, termasuk final FA Cup 2023 melawan Manchester City.

Namun, dia juga percaya pada perubahan. "Dua tahun lalu kami kalah dari City di final Piala FA, tapi musim berikutnya kami bisa mengalahkan mereka dalam laga yang mirip. Angin saat itu berpihak pada kami," katanya. Kini, dia berharap angin di Bilbao pun berpihak.

Tentang Tottenham dan Sebuah Final yang Spesial

Final kali ini mempertemukan dua tim senegara yang sama-sama inkonsisten musim ini. Namun, bagi Bruno, hal itu tak mengurangi nilai pertandingan. "Kami dua tim yang menjalani musim yang berat, tapi kami punya kesempatan mengakhirinya dengan trofi Eropa," katanya.

Dia menekankan bahwa final bukanlah laga biasa. "Final adalah final — tidak peduli siapa lawannya, apakah kami saling mengenal atau tidak," ucapnya. Meski dua tim ini saling mengenal pun, situasi bisa berubah total saat bertanding di laga puncak.

Bruno menutup dengan refleksi yang dalam tentang final. "Biasanya, final berjalan ketat karena kedua tim takut melakukan kesalahan. Namun, pada saat yang sama, keduanya sangat ingin menang. Itulah kenapa final selalu jadi tontonan yang hebat," katanya. Kini tinggal satu langkah lagi bagi Bruno dan MU untuk menjadikan musim ini layak dikenang.

Sumber: UEFA.com

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Gia Yuda PradanaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan