Kemenangan Lawan Pacific Caesar Dibatalkan IBL, Begini Tanggapan Borneo Hornbills

IBL membatalkan kemenangan Borneo Hornbills karena adanya kesalahan shot clock dan memberikan kemenangan pada Pacific Caesar.

OlehThomas
Diperbarui 17 April 2025, 21:36 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Kekhawatiran Borneo

Borneo juga menilai bahwa pengubahan hasil pertandingan pascapertandingan selesai dapat menciptakan ketidakpastian baru dalam sistem kompetisi.

Mereka khawatir jika langkah ini dibiarkan, maka klub manapun bisa mengajukan protes terhadap hasil pertandingan, bahkan setelah keputusan akhir telah dibuat dan disahkan oleh wasit dengan bantuan teknologi.

Di sisi lain, keputusan ini dianggap Manajeman Hornbills dapat melemahkan posisi wasit dan perangkat pertandingan di lapangan.

"Jika keputusan mereka dapat dibatalkan begitu saja beberapa hari setelah laga, maka independensi dan kredibilitas ofisial pertandingan pun dipertaruhkan," ungkapnya.

"Kami berharap keputusan ini dapat ditinjau ulang secara objektif demi kepentingan bersama," pungkasnya.

Kronologi Dibatalkannya Kemenangan Borneo

Kronologis di quarter empat pada dua detik akhir dimana kejadian bola diterima oleh Xavier Ford, yang kemudian melakukan gerakan pivot dan percobaan tembakan dua angka. Tembakan tersebut gagal. Namun yang menjadi permasalahan, game-clock tetap berada di angka 2,0 detik hingga bola menyentuh ring, baru kemudian waktu mulai berjalan kembali. Yang artinya terjadi keterlambatan waktu dari seharusnya dimulai saat bola in bound sebelum Xavier melakukan tembakan.

Kemudian, bola berhasil di-rebound oleh Steven Orlando, yang langsung melakukan percobaan tembakan dua angka di bawah ring dan berhasil mencetak poin. Hal ini menjadikan posisi berbalik unggul bagi Borneo dengan skor 97-96.

Berdasarkan berita acara pertandingan, di saat waktu tersisa dua detik sebelumnya dan in-bound dilakukan, petugas meja sempat menekan alat untuk menjalankan waktu namun alat tersebut baru merespons ketika sudah ditekan sebanyak tiga kali. Hal ini berdasarkan laporan yang dikumpulkan dari pengawas pertandingan, Referee Assessor dan perangkat pertandingan dari panitia pelaksana yang bertugas di lokasi.

Wasit sempat melakukan melakukan Instant Replay System (IRS) review hanya untuk melihat apakah shot sebelum atau sesudah buzzer, dan jika sebelum berapa waktu yang tersisa saat terjadi bola masuk dan memutuskan bahwa sisa waktu adalah 0.3 detik. Kemudian pertandingan dilanjutkan dengan bola penguasaan Pacific dan upaya lemparan jarak jauh namun tidak berhasil.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
ThomasTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan