Gagal Menang 5 Kali Beruntun, Erik ten Hag Masih Tak Khawatirkan Masa Depan di Manchester United

Pelatih Manchester United Erik ten Hag masih nampak tak begitu mengkhawatirkan potensi pemecatannya di Old Trafford usai gagal menang 5 kali beruntun di berbagai kompetisi pada awal musim ini.

Diterbitkan 08 Oktober 2024, 11:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

"(Soal pemecatan), mereka (petinggi MU) harusnya memberi tahu saya. Kami berkomunikasi dengan sangat terbuka, sangat transparan," ucap Ten Hag kepada Manchester Evening News, seperti dinukil dari SportsMole.

"Saya berbicara terus-menerus dengan ereka dan setelah pertandingan, saya melakukan tugas saya: bicara dengan pemain, mengatur pemain, dan menjawab pertanyaan Anda (media). Kami selalu berkomunikasi. Setiap minggu, bahkan saya akan bilang setiap hari kami berbicara, jadi saya harap saya juga akna bicara lagi dengan mereka (petinggi klub soal masalah ini)," tambah pelatih MU.

Komentar Sir Jim Ratcliffe

Sebelumnya di kesempatan berbeda, bos Manchester United Sir Jim Ratcliffe juga sempat buka suara menanggapi pertanyaan seputar masa depan Erik ten Hag.

Dia mengaku menyukai sang juru taktik Belanda, tetapi tak menampik bahwa manajemen bisa mengambil keputusan berbeda yang dipandang sebagai jalan terbaik dalam mengelola skuad.

"Saya tidak ingin menjawab pertanyaan itu. Saya suka Erik," ujar Ratcliffe saat ditanyai BBC Sport beberapa waktu lalu, sebagaimana dilansir dari SportsMole.

"Saya pikir dia pelatih yang sangat bagus, tetapi pada akhirnya itu bukan keputusan saya, melainkan tim manajemen yang mengatur Manchester United yang harus memutuskan bagaimana cara terbaik untuk mengelola tim dalam berbagai hal," sambungnya.

"Tujuan kami sangat jelas: kami ingin membawa Manchester United kembali ke tempat yang seharusnya, dan jelas saja kami belum sampai di sana. Itu sangat jelas," kata dia menambahkan.

Posisi MU di Premier League 2024/2025

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Theresia Melinda Indrasari, ThomasTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan