7 Jenis Pukulan dalam Olahraga Bulu Tangkis: Nomor 5 Sering Dipakai Juara All England Jonatan Christie

Bulu tangkis merupakan salah satu olahraga yang paling banyak menyumbangkan prestasi bagi Indonesia. Cabor tersebut dimainkan menggunakan alat berupa raket dan shuttlecock sebagai bola. Terdapat berbagai jenis pukulan yang umum dipraktikkan dalam olahraga bulu tangkis. Simak ulasan lengkapnya di artikel berikut ini

Diterbitkan 19 Maret 2024, 03:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Pukulan ini dilakukan dengan menggunakan teknik pukulan pendek, di mana pemain berpaya mengontrol kekuatan pukulan agar tidak terlalu keras.

Pukulan dropshot sangat efektif digunakan saat bermain di area depan lapangan, terutama saat berhadapan dengan lawan yang beroperasi di sisi belakaang lapangan. Jenis pukulan ini akan menjadi kian mematikan jika disertai dengan gerak tipu yang mengecoh lawan.

 

 

 

4. Pukulan Lob

Lob adalah pukulan yang dilakukan dengan tujuan mengangkat shuttlecock tinggi ke udara dan menjatuhkannya di area belakang lapangan lawan.

Pukulan ini digunakan untuk mengubah ritme permainan dan memberikan tekanan kepada lawan. Tak jarang, teknik lob juga dimanfaatkan untuk membuat lawan cepat lelah.

Pukulan lob membutuhkan kekuatan dan teknik yang baik agar menghasilkan laju shuttlecock akurat serta efektif. Walau begitu, pemain juga harus memastikan badan tetap berdiri rileks saat ingin melakukan pukulan lob.

5. Pukulan Smash

Smash adalah jenis pukulan yang dilakukan untuk mengirim shuttlecock dengan kekuatan maksimal menuju area permainan lawan. Pukulan ini umumnya dipraktikkan sembari mengambil gerakan lompatan demi menjangkau bola.

Smash merupakan pukulan yang paling sering digunakan dalam situasi serangan dan dapat menghasilkan poin langsung jika dilakukan dengan baik. Jenis pukulan ini juga menjadi salah satu teknik yang paling sering diterapkan pemain tunggal putra Indonesia Jonatan Christie dan Anthony Sinisuka Ginting kala berduel di final All England 2024.

Dilansir dari modul resmi Kemdikbud, pemain perlu memiliki kekuatan otot kaki, bahu, dan lengan; fleksibilitas pergelangan tangan; serta koordinasi gerak yang harmonis ketika ingin mempraktikkan pukulan smash.

6. Pukulan Netting

Netting adalah pukulan pendek dan pelan yang dilakukan untuk menempatkan shuttlecock tepat di depan net. Namun, tak jarang netting juga menjadi bumerang bagi atlet bulu tangkis profesional ketika bola yang dikirimnya gagal melewati jaring untuk sampai di area permainan lawan.

Pemain perlu memiliki keahlian cukup saat ingin mempraktikkan teknik dasar netting. Pasalnya, gerakan ini dikategorikan sebagai jenis pukulan sulit dalam olahraga bulu tangkis. Alih-alih mengerahkan tenaga, pemain harus bersikap tenang dan menggunakan perasaan ketika memukul bola.

7. Pukulan Drive

Drive adalah jenis pukulan cepat dengan arah mendatar. Teknik dasar ini digunakan untuk menyerang atau mengembalikan shuttlecock dengan arah lurus atau menyilang.

Pukulan drive bermanfaat untuk mempercepat tempo permainan serta menurunkan shuttlecock serendah-rendahnya, sampai mendekati net. Teknik ini tak jarang membuat lawan kesulitan mengembalikan shuttlecock, sehingga bola menyangkut di net dan gagal menyeberang ke bidang permainan lain.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Theresia Melinda Indrasari, Harley IkhsanTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan