Gandeng BPJS Ketenagakerjaan, PSSI Jamin Kesejahteraan Wasit dan Pekerja Sepak Bola Indonesia

PSSI selaku federasi sepak bola Indonesia menggandeng BPJS Ketenagakerjaan untuk meluncurkan program perlindungan jaminan sosial bagi para pekerja sepak bola Tanah Air di Gedung Kementerian BUMN, Jakarta, pada Kamis (13/4/2023).

Diterbitkan 13 April 2023, 19:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

“Kita tidak bisa menyalahkan wasit terus kalau kita tidak hadir untuk mereka. Salah satunya bagaimana kita memastikan hidup mereka terjamin, dengan misalnya (memastikan) mereka bisa meniup (bertugas) dalam satu musim kompetisi 10-15 kali, ditambah adanya pihak BPJS Ketenagakerjaan yang hadir,” tutur Erick kepada awak media.

“Kalau mereka secara tahunannya (jumlah gaji) sudah pasti, lalu perlindungan sosialnya, kesehatan, macam-macamnya ini (terjamin), kita berharap mereka merasa aman. Kalau sudah merasa aman, tentu jika ada yang mengintervensi permainan ke lapangan, mereka (akan) lihat ini sebagai sesuatu yang tidak baik,” tambah dia pada Kamis (13/4/2023).

Dilakukan Secara Bertahap

Menurut Erick, program perlindungan terhadap pekerja sepak bola di Tanah Air nantinya akan dilakukan secara bertahap. Setelah menuntaskan jaminan terhadap wasit, PSSI bersama BPJS Ketenagakerjaan juga akan menyasar para pemain dari tiap-tiap klub.

“(Program ini) tentu bertahap, sekarang kan wasitnya dulu. Habis itu Liga 1 Liga 2 seluruh pemainnya mandatory, itu wajib karena itu bagian dari standardisasi perbaikan klub,” papar Ketua Umum PSSI.

“Perbaikan klub itu nanti ada poin-poinnya. Nanti kalau yang lainnya, kita harus campaign, kampanye bersama. Jadi ini yang kita akan dorong, nanti kita minta para Exco bantu saya, dan ini keharusan,” pungkas dia.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Theresia Melinda Indrasari, Harley IkhsanTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan