MU Dikasihani Wasit saat Dihancurkan Liverpool 0-7

Dalam kalahan 0-7 MU dari Liverpool, wasit yang memimpin pertandingan hanya memberikan waktu tambahan 3 menit.

Diterbitkan 11 Maret 2023, 00:01 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Kepala wasit FIFA Pierluigi Collina menyoroti pertandingan Liverpool vs Manchester United (MU) dalam lanjutan Liga Inggris di Stadion Anfield, Minggu (5/3/2023).

Dalam laga tersebut, MU dibantai 0-7 oleh Liverpool. Itu menjadi yang terburuk dialami Setan Merah sejak 1895. The Red Devils tak pernah kalah dengan skor sebesar ini sejak era Premier League bergulir pada 1992.

Namun, hasil akhirnya sebenarnya bisa saja lebih menyedihkan bagi MU. Sebab, Collina menyebut dalam laga itu Setan Merah sedikit dibantu oleh wasit.

Collina menyoroti tindakan yang dilakukan sang pengadil lapangan karena hanya memberikan tiga menit waktu tambahan pada akhir duel, meski banyak penghentian sepanjang pertandingan.

Sebanyak 10 pergantian pemain dilakukan selama 90 menit dan enam gol dicetak setelah jeda. Collina berpendapat wasit Andrew Madly bersimpati pada MU karena sudah kalah begiu telak.

"Akhir pekan lalu ada 10 pertandingan di Premier League. Empat pertandingan waktu tambahannya sampai 10 menit atau lebih, dan dua lainnya seharusnya bisa lebih banyak, tetapi tidak diberikan hanya karena skornya 7-0 dan 4-0," kata Collina.

"Enam gol dicetak di babak kedua [di Anfield]. Saya dapat memahami bahwa memberikan waktu tambahan yang cukup relevan ketika skor 7-0 sulit untuk dipahami dalam pertandingan khusus ini," sambungnya, dilansir Skysport.

Lebih lanjut, Collina berharap penegakkan konsistensi aturan di lapangan diberlakukan setelah Piala Dunia 2022. Saat itu terdapat tambahan waktu yang panjang dalam pertandingan-pertandingan karena waktu terbuang percuma.

"Tetapi jika peraturan kompetisi mengatakan itu seluruh selisih gol relevan untuk peringkat di akhir bahkan satu gol yang dicetak atau tidak dicetak dapat membuat perbedaan," jelasnya.

Larut Dalam Perayaan Juara

Tak ada yang menduga MU bisa hancur lebur seperti ini. Pasalnya, mereka tampil baik di awal laga dan tidak ada tanda-tanda akan terbantai.

Pembantaian baru terjadi di babak kedua. Setelah jeda, The Reds menggelontorkan enam gol ke gawang David de Gea.

Menariknya, kekalahan itu terjadi sepekan setelah United merebut trofi pertama sejak 2017 dengan menjuarai Piala Liga. Di final, MU mengalahkan Newcastle dengan skor 2-0.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Usai pertandingan, bek MU Luke Shaw mengakui timnya mengalami penurunan level sejak menjadi juara. Sepertinya, para pemain MU masih bereuforia merayakan keberhasilan tersebut. "Itu benar-benar tidak dapat diterima," kata Shaw kepada MUTV. "Standar kami jelas menurun sejak kami memenangkan trofi itu, dan dalam beberapa pertandingan terakhir kami belum menjadi diri kami yang normal." United kebobolan enam dari tujuh gol di babak kedua saat Cody Gakpo, Darwin Nunez dan Mohamed Salah semuanya mencetak dua gol untuk Liverpool. "Kami perlu menemukan hal-hal baik yang kami lakukan sebelumnya dan membawa mereka kembali karena ini sangat menyakitkan, dan apa yang kami lakukan di babak kedua benar-benar tidak dapat diterima," tambah Shaw. "Kami tidak menunjukkan kepribadian dan mentalitas."

Halaman
Show All
Muhammad Yanto, Harley IkhsanTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan
  • Manchester United, salah satu klub papan atas Liga Inggris. MU adalah klub tersukses di sejarah Liga Inggris modern
    Manchester United FC adalah klub sepak bola profesional yang berbasis di Old Trafford, Manchester Raya. MU bermain di Premier League.
    Manchester United
  • FIFA merupakan badan pengendali sepak bola internasional
    FIFA merupakan badan pengendali sepak bola internasional
    FIFA
  • Liverpool FC merupakan klub tersukses asal Inggris di eropa. Raihan 5 trofi dari 7 final menjadi bukti betapa berbahayanya Liverpool di rana
    Liverpool FC merupakan klub tersukses asal Inggris di eropa. Raihan 5 trofi dari 7 final menjadi bukti betapa berbahayanya Liverpool di rana
    Liverpool
  • liputan6
    Liga Inggris atau lebih dikenal dengan Liga Primer Inggris merupakan kompetisi utama di Inggris yang diikuti 20 tim untuk mendapatkan gelar
    Liga Inggris
  • MU
  • Pierluigi Collina