Dirumorkan Bakal Geser Shin Tae-yong dari Timnas Indonesia, Begini Tanggapan Erick Thohir

Ketum PSSI Erick Thohir beri tanggapan soal rumor yang menyebut dirinya bakal melengserkan Shin Tae-yong dari kursi kepelatihan Timnas Indonesia. Ia menegaskan kabar itu tidak benar dan mengaku masih percaya pada STY.

Diperbarui 01 Maret 2023, 14:47 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Ketua Umum PSSI periode 2023-2027 Erick Thohir dirumorkan ingin berburu pelatih baru untuk menukangi Timnas Indonesia yang saat ini berada di bawah kendali Shin Tae-yong.

Seperti diketahui, juru taktik asal Korea Selatan memang bakal kehabisan kontrak dalam waktu dekat. Kesepakatan yang mengikat eks pelatih Taeguk Warriors di Tanah Air hanya berlaku hingga pengujung tahun ini.

Outlet berita Vietnam Soha.vn pun mulai mengembuskan kabar terkait potensi lengsernya Shin Tae-yong dari kursi kepelatihan skuad Garuda. Media tersebut mengeklaim jasa STY kemungkinan tak akan lagi digunakan PSSI dalam jangka panjang.

Manajer berusia 52 tahun dianggap belum memiliki rekor yang cukup kuat untuk meyakinkan nakhoda baru federasi.  Habisnya masa jabatan Mochamad Iriawan yang dilabeli sebagai ‘pelindung’ STY juga makin memantapkan spekulasi ini.

Erick Thohir buru-buru angkat bicara menanggapi rumor terkait dirinya dan juru taktik Timnas Indonesia. Sosok yang juga menjabat sebagai Menteri BUMN itu menegaskan ia masih percaya pada pelatih Skuad Garuda.

Erick pun mengeklaim kabar-kabar miring yang beredar di kalangan media, khususnya Asia Tenggara, hanyalah propaganda untuk mencegah kebangkitan sepak bola Indonesia, serta memecah persatuan dalam tubuh federasi.

“Presentasi dari Coach Shin Tae-yong sudah sangat baik, dan saya percaya dengan Coach Shin Tae-yong. Jadi, isu-isu yang tidak penting, apalagi didorong oleh negara-negara yang takut Indonesia bangkit, seperti Vietnam, Thailand (tidak benar),” ujarnya saat ditemui pasca konferensi pers di SCTV Tower, Senayan, Jakarta, pada Selasa (28/2/2023).

“(Negara-negara itu) takut sekarang karena Ketum PSSI-nya tidak kaleng-kaleng. Makanya mereka mulai mempropagandakan supaya kita pecah,” sambung pria yang pernah menempati kursi presiden Inter Milan itu.

Prestasi Tim Nasional

Kendati demikian, bukan berarti Erick Thohir sudah cukup puas dengan prestasi tim nasional Tanah Air. Ia menilai pencapaian Skuad Garuda masih harus dibangun dengan latihan cukup.

Erick juga menggarisbawahi perbedaan Timnas Indonesia dengan kesebelasan dari negara-negara lain di Eropa. Menurutnya, pasukan Merah Putih tak bisa mengikuti pola latihan mereka yang hanya dilakukan dalam waktu singkat.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Ketum PSSI menilai pasukan Merah Putih harus disiapkan melalui sesi latihan cukup panjang. Hal ini diperlukan guna membangun sikap solid antarpemain. “Akan tetapi, saya serius, kita harus bangun prestasi tim nasional Indonesia dengan latihan yang cukup. Kita bukan bangsa Eropa, yang kompetisinya sudah kelas dunia, pemain dikumpulkan seminggu, bisa (langsung) jadi,” tutur Erick. “Kita perlu latihan cukup panjang, sehingga kita punya soliditas pemain. Dan itu memang bagian yang harus kita ubah pola pikirnya. Kita tidak bisa menyatukan tim nasional seperti negara-negara lain. Kita harus punya waktu yang lebih untuk memastikan prestasi kita terus meningkat,” sambung dia.

Halaman
Show All
Theresia Melinda Indrasari, Marco TampubolonTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan