SCM Ungkap Perbedaan Tayangan Piala Dunia 2006 dengan Piala Dunia U-20 2023

Direktur Utama SCM Sutanto Hartono mengungkap perbedaan tayangan Piala Dunia 2006 dengan Piala Dunia U-20 edisi ini. Menurutnya, hal paling mencolok ialah ketersediaan akses tayangan yang lebih beragam di luar televisi dan parabola.

Diterbitkan 28 Februari 2023, 22:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

"Akan tetapi, yang lebih penting lagi adalah saat itu, menurut saya, yang namanya (Piala Dunia) U-20 belum populer sama sekali," sambungnya.

Pemegang Produksi Tayangan

Tak cuma menjadi pemegang hak siar Piala Dunia U-20 2023 di Indonesia, SCM di bawah naungan EMTEK Grup juga dipercaya menyiarkan seluruh pertandingan dari enam stadion ke seluruh dunia.

Untuk itu, Sutanto menegaskan pihaknya bakal melakukan berbagai persiapan guna menyukseskan penyelenggaraan kompetisi. SCM kabarnya juga akan mendapat bimbingan langsung dari FIFA, dan telah memenuhi seluruh persyaratan untuk siaran kualitas Piala Dunia.

"Kita sudah melakukan koordinasi dengan pihak FIFA. Mereka juga sudah melakukan kunjungan ke Indonesia untuk melihat persiapan kita. Mereka sudah memberikan spek-spek untuk kualitas penyiaran. Apa saja yang dipersyaratkan untuk kualitas Piala Dunia, kita sudah penuhi itu," tuturnya. 

"Kita dalam tahap koordinasi untuk membentuk kru termasuk pelatihannya, sehingga pada saatnya nanti dari 6 stadion itu, kita sanggup melakukan penyiaran dari seluruh event-event ini," lanjut dia. 

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Theresia Melinda Indrasari, Harley IkhsanTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan