Chelsea Kembali Telan Kekalahan di Liga Inggris, Graham Potter Siap Tanggung Jawab

Menanggapi kekalahan atas Spurs di Liga Inggris, juru taktik Chelsea, Graham Potter mengaku bertanggung jawab atas rentetan hasil buruk yang diperoleh timnya.

Diterbitkan 27 Februari 2023, 21:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Chelsea kembali harus menelan kekalahan di tangan rival sekotanya, Tottenham Hotspur pada lanjutan Liga Inggris, Minggu (26/2/2023). The Blues takluk 0-2 akibat gol Oliver Skipp (46') dan Harry Kane (82').

Hasil ini mengukuhkan rekor tanpa kemenangan selama bulan Februari bagi pasukan Graham Potter.

Menanggapi kekalahan atas Spurs, Potter mengaku bertanggung jawab atas rentetan hasil buruk yang diperoleh Chelsea. Potter menyadari bahwa apa yang ia lakukan selama ini di Chelsea tidak cukup untuk mendapatkan dukungan dan kepercayaan dari para penggemar.

“Jika hasilnya tidak cukup baik, seperti yang terjadi belakangan ini, anda tidak dapat mengharapkan dukungan selalu diberikan,” kata Potter dalam sesi wawancara usai laga kontra Spurs.

“Saya sepenuhnya bertanggung jawab untuk hasil tersebut dan saya sadar itu tidak cukup baik bagi Chelsea. Tentu saja kami ingin memperbaikinya. Tugas saya adalah terus maju, terus bekerja dengan tim untuk mengubah nasib. Ini adalah momen yang sulit bagi kami,” tambah Potter.

Ketika ditanya apakah pemilik Chelsea, Todd Boehly akan berhenti mendukungnya setelah kekalahan tersebut, Potter menjawab jika ia akan menerima apapun keputusan bosnya itu.

“Pertanyaan itu selalu muncul tentu saja dan anda tidak dapat menghentikan pertanyaan yang datang. Sementara hasilnya seperti itu maka saya menerimanya. Itu adalah bagian dari pekerjaan,” ujar Potter.

Mirip Mikel Arteta dan Jurgen Klopp

Lebih lanjut lagi, Potter mengungkapkan jika ia menilai situasinya saat ini mirip dengan apa yang dialami Mikel Arteta dan Jurgen Klopp di Arsenal dan Liverpool. Pria berusia 47 tahun tersebut merasa baik Arteta maupun Klopp ketika masa awal kepelatihannya di Inggris sama-sama pernah ada di posisi yang sama dengannya.

“Sebelum pertandingan, kami membicarakan tentang film dokumenter Arsenal All or Nothing. Dua tahun setelah Mikel (Arteta) memegang kendali, ia hampir dipecat dan para penggemar menginginkannya keluar. Dan sekarang, banyak hal telah berubah mengenai situasinya,” tutur Potter. “Jika Anda melihat situasi Jurgen, mereka belum mendapatkan hasil dan tiba-tiba orang ingin ia keluar.”

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Eks pelatih Brigton Hove & Albion tersebut menyadari situasinya saat ini dan ia menegaskan keinginannya untuk fokus membantu tim. “Jelas saya belum memberikan banyak bagi klub ini untuk mendapatkan banyak kepercayaan dari para penggemar, saya menerimanya. Tugas saya adalah untuk fokus membantu tim dan mendukung para pemain,” tegas Potter.

Halaman
Show All
Luthfa Arisyi Senapi, Harley IkhsanTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan
  • Chelsea Football Club musti menunggu hampir 50 tahun untuk kembali merengkuh trofi Liga Primer Inggris keduanya setelah pada musim 2004-2005
    Semua berita tim, statistik tim, transfer pemain dan lainnya tentang Chelsea FC yang memiliki julukan The Blues
    Chelsea
  • liputan6
    Graham Potter adalah seorang pelatih dan mantan pemain sepak bola profesional asal Inggris, yang kini menjadi kepala pelatih Chelsea.
    Graham Potter
  • Tottenham Hotspur adalah sebuah klub sepak bola asal Inggris
    Tottenham Hotspur adalah sebuah klub sepak bola asal Inggris
    Tottenham Hotspur
  • Harry Kane adalah pemain sepak bola Profesional asal Inggris yang sekarang membela Tottenham Hotspur
    Harry Kane adalah pemain sepak bola Profesional asal Inggris yang sekarang membela Tottenham Hotspur
    Harry Kane
  • liputan6
    Liga Inggris atau lebih dikenal dengan Liga Primer Inggris merupakan kompetisi utama di Inggris yang diikuti 20 tim untuk mendapatkan gelar
    Liga Inggris
  • Todd Boehly