Fernando Santos Dipecat Usai Portugal Tersingkir dari Piala Dunia 2022, Jose Mourinho Jadi Suksesor?

Fernando Santos kehilangan pekerjaannya di Timnas Portugal usai anak-anak asuhnya tersingkir oleh Maroko di babak perempat final Piala Dunia 2022. Pelatih sukses Jose Mourinho digadang-gadang bisa menjadi suksesor Santos di Selecao das Quinas.

Diperbarui 16 Desember 2022, 16:29 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Mourinho sebenarnya nampak sangat berkomitmen pada posisinya di AS Roma. Akan tetapi, laporan mengeklaim juru taktik berusia 59 tahun bisa saja mengambil peran ganda, yakni mengelola klub dan negara secara bersamaan.

Butuh Dorongan

Di sini lain, Timnas Portugal saat ini tampaknya tengah butuh dorongan untuk melalui masa transisi. Megabintangnya Cristiano Ronaldo diprediksi bakal segera pensiun dari tugas internasional usai kekalahan di Piala Dunia 2024.

Pemecatan Santos juga membuat Selecao das Quinas hanya memiliki waktu sempit untuk mempersiapkan diri jelang menghadapi pertandingan kualifikasi Euro 2024.

Sekadar informasi, Portugal bakal ditantang oleh Liechtenstein dan Luksemburg dalam dua laga perdana mereka di kompetisi tersebut. Adapun pertarungan ini dijadwalkan berlangsung pada 24 dan 27 Maret 2023 dini hari WIB.

Santos Dikecam

Sebelum pemecatannya, Fernando Santos sempat menuai kecaman dari sejumlah pihak, termasuk legenda Portugal Luis Figo, lantaran memilih mencadangkan Cristiano Ronaldo dalam duel kontra Maroko di perempat final Piala Dunia 2022.

Ketiadaan CR7 dalam jajaran starting XI Selecao das Quinas kala itu disinyalir menjadi biang keladi di balik tersingkirnya Portugal dari kompetisi sepak bola terakbar empat tahunan.

Eks bintang MU sendiri sebenarnya sudah mulai diparkir di babak 16 besar kontra Swiss. Akan tetapi, peruntungan Santos saat itu sedang mujur. Goncalo Ramos yang dikirim untuk menggantikan CR7 sukses mencetak hattrick ke gawang lawan.

Malang, taktik ini tak berbuah hasil baik di pertandingan melawan Singa Atlas. Portugal justru takluk 0–1 dan pulang lebih awal. Figo pun menilai Santos harusnya tak mencadangkan Ronaldo di laga penting hanya karena keberhasilan menaklukkan Swiss di babak terdahulu.

“Meninggalkan Cristiano Ronaldo di bangku cadangan adalah sebuah kesalahan, kekalahan ini adalah tanggung jawab manajemen dan pelatih,” ujar Figo kala itu, seperti dikutip dari AS.

Hasil buruk yang didapat Portugal akhirnya harus dibayar mahal oleh Santos. Sang pelatih pun kehilangan jabatannya tak lama setelah anak-anak asuhnya dipulangkan oleh Maroko.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Theresia Melinda Indrasari, Marco Tampubolon, Fadjriah NurdiarsihTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan