Piala Dunia 2022: Brasil Salah Besar Tak Turunkan Neymar Jadi Algojo Pertama Adu Penalti Lawan Kroasia

Eks pesepak bola asal Jerman Jurgen Klinsmann menilai Brasil telah membuat kesalahan besar lantaran tidak menurunkan Neymar sebagai algojo pertama dalam adu penalti kontra Kroasia di perempat final Piala Dunia 2022 .

Diperbarui 10 Desember 2022, 19:05 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

“Dia adalah eksekutor penalti kelima yang menentukan. Pemain dengan kualitas dan mentalitas lebih (seperti Neymar) ditargetkan untuk berada di bawah tekanan terbesar,” papar Tite selepas pertandingan, seperti dilansir dari Metro.

Komentar Klinsmann

Taktik demikian sebenarnya bukanlah hal baru dalam sepak bola. Namun tak jarang strategi tersebut mendapat sorotan tajam. Klinsmann pun turut mengomentari hal itu.

Ia menyayangkan keputusan Tite untuk menyimpan Neymar di saat-saat kritis. Menurut dia, pelatih Timnas Brasil harusnya menurunkan mantan penggawa Barcelona sebagai eksekutor pertama di adu penalti kontra Kroasia.

“Tentu saja ada berbagai pendekatan berbeda daria tiap-tiap manajer. Dalam beberapa tahun terakhir, Anda mungkin selalu melihat penggawa terbaik melakukan eksekusi pertama (dalam adu penalti),” ujar Klinsmann

“Pada prinsipnya, jangan tempatkan (pemain seperti Neymar) sebagai eksekutor kelima, karena mereka mungkin tidak akan mendapat kesempatan untuk menendang.”

“Neymar harusnya menjadi yang pertama menurut saya. (Dia berperan) membangun suasana, mencetak skor pertama, dan membuat rekan-rekannya yang lain lebih tenang,” sambungnya kepada BBC, seperti dikutip dari Metro.

Mundur dari Timnas Brasil

Pasca kekalahan tersebut, Tite langsung memutuskan angkat kaki dari Timnas Brasil. Laporan Metro menyebut sang pelatih memang sudah menyatakan ingin meletakkan jabatan di Selecao pasca Piala Dunia 2022, terlepas dari bagaimana pun hasilnya.

“Ini kekalahan yang menyakitkan, tetapi saya sudah berdamai dengan diri saya sendiri. Ini adalah akhir dari siklus saya (bersama Timnas Brasil),” tutur Tite pasca kekalahan skuadnya di perempat final Piala Dunia 2022.

“Saya sudah memutuskan ini (mundur dari Timnas Brasil) sejak lebih dari satu setengah tahun lalu. Saya bukan pria bermuka dua. Saya tidak berupaya untuk menang, lalu kemudian meminta bertahan. Siapa pun yang mengenal saya tahu hal itu," pungkas dia.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Theresia Melinda Indrasari, Harley IkhsanTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan